Saham perbankan Indonesia kelompok KBMI 3-4 terpantau cenderung bervariasi dengan mayoritas menguat pada perdagangan sesi I Senin (3/4/2023).
Hingga pukul 10:06 WIB, saham PT Bank OCBC NISP Tbk menjadi saham bank yang penguatannya cukup besar pada pagi hari ini, yakni mencapai 1,31% ke posisi harga Rp 775/unit.
Sementara untuk saham yang terkoreksi, saham PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin menjadi yang paling besar koreksinya pada sesi I hari ini, yakni ambruk 1,75%. Sentimen positif datang dari Amerika Serikat dan China, di mana data ekonomi dan tenaga kerja di AS cenderung masih cukup kuat., karena melihat dari krisis perbankan di AS yang terjadi beberapa pekan lalu.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Kabar Baik dari Belgia, KMSK Deinze Beri Kesempatan Marselino Ferdinan Jadi Starter Malam Ini - Bolasport.comAsisten pelatih KMSK Deinze, Frederic de Meyer memastikan Marselino Ferdinan akan tampil dari menit awal di laga selanjutnya. Pertandingan ini akan digelar di Burgemeester Van de Wielestadion pada Sabtu (1/4/2023)
Les mer »
Kabar Baik Buat AC Milan Jelang Lawan NapoliNapoli dipastikan bermain tanpa Victor Osimhen saat melawan AC Milan karena penyerang tersebut masih mengalami cedera, ungkap klub pemuncak klasemen Serie A tersebut.
Les mer »
Kabar Baik, Institut Teknologi PLN Perpanjang Waktu Pendaftaran Mahasiswa BaruInstitut Teknologi PLN memperpanjang waktu pendaftaran mahasiswa baru sampai dengan 16 April 2023 sehubungan banyaknya animo calon pendaftar yang ingin mengikuti...
Les mer »
Keluarga Sebut Pengemudi Mobil Mercy Penabrak Siswa SMA di Ragunan Tak Ada Itikad BaikKeluarga korban siswa SMA berinisial S yang tewas setelah terlibat kecelakaan di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel), menyesalkan sikap MMI. Keluarga...
Les mer »
Beredar Kabar Ada Pungutan Liar di Ramadhan Fair, Begini Penjelasan PanitiaPenyelenggaraan Ramadhan Fair di Kota Medan dikeluhkan warga lantaran diduga banyak pungutan liar, begini penjelasan panitia
Les mer »