PT Alakasa Industrindo Tbk. (ALKA) mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih menjadi Rp4,13 triliun pada 2022, terutama berkat penjualan ke Inalum.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Emiten alumunium PT Alakasa Industrindo Tbk. mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih menjadi Rp4,13 triliun sepanjang 2022.
Pendapatan itu ditopang oleh segmen perdagangan sebesar Rp4,08 triliun naik 18,21 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp3,45 triliun. Kemudian segmen extrusi dan pabrifikasi alumunium yang mayoritas adalah penjualan lokal sebesar Rp29,16 miliar dan penjualan ekspor sebesar Rp15,10 miliar. Sedangkan segmen sewa tercatat sebesar Rp3,80 miliar.
Sementara itu, seiring dengan pendapatan yang meningkat, beban pokok ALKA juga terpantau naik. ALKA mencatatkan beban pokok sebesar Rp4,06 triliun atau naik 18,47 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp3,42 triliun. Kemudian laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk yaitu Rp48 miliar naik 155,19 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp18,81 miliar.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Laba Bersih Rp 3,33 triliun, Direksi OCBC NISP Sepakat Bagikan Dividen |Republika OnlineDividen 2022 sebesar Rp 1,33 triliun dari tahun buku 2022
Les mer »
Bagaimana Pertumbuhan Harga Rumah Global 2010-2022?Menurut laporan situs Visual Capitalist berdasarkan data Bank for International Settlements (BIS), harga rumah di seluruh dunia pada triwulan II 2022 mengalami kenaikan riil sebesar 27 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2010. Kenaikan tertinggi terjadi di negara-negara maju, yakni hingga 39 persen, sedangkan di negara-negara emerging economies kenaikannya sebesar 18 persen. Penulis laporan tersebut, Ehsan Soltani, menggunakan dua indikator kenaikan, yakni harga riil dan harga nominal. Kenaikan harga riil berarti menyesuaikan dengan tingkat inflasi, dinyatakan dengan nilai relatif yang mencerminkan kemampuan membeli berdasarkan tahun yang dirujuk, dalam hal ini 2010. Sedangkan harga nominal merupakan nilai harga terkini, tanpa penyesuaian dengan inflasi. Untuk mencerminkan perbandingan kemampuan membeli barang dan jasa dengan nilai yang tetap, maka harga riil merupakan indikator yang lebih tepat dibanding harga nominal. Sebagai contoh, rumah tipe 36 di pinggiran Jakarta diasumsikan memiliki harga Rp 500 juta pada Juni 2022. Mengutip data BIS, indeks harga nominal rumah pada periode tersebut di Indonesia adalah 159,9035 dan asumsi indeks harga nominal rumah 2010 sama dengan 100. Dengan rumus: Nilai Juni 2010=Nilai Juni 2022 x Indeks Harga Juni 2010/Indeks Harga Juni 2022, maka harga nominal rumah tersebut pada 2010 adalah sekitar Rp 312,7 juta. Namun, jika ditilik dari harga riil menggunakan rumus yang sama, akan didapatkan tren yang berbeda. Dengan indeks harga riil rumah pada 2010 juga sama dengan 100 dan indeks harga riil rumah Juni 2022 adalah 98,7305, maka harga riil rumah tersebut pada Juni 2010 sebenarnya Rp 506,4 juta. Dengan kata lain, harga riil rumah pada 2022 mengalami penurunan dibanding tahun 2010. Secara nominal, harga rumah pada 2022 memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2010. Namun dengan harga riil, bisa didapatkan gambaran bahwa sebenarnya harga rumah tipe 36 pada 2022 lebih terjangkau bagi lebih banyak oran
Les mer »
Terima Rp4 M dari Proyek Tol Yogya-Bawen, Jumirah Diminta Serahkan Kelebihan Bayar | merdeka.comJumirah (63), seorang warga Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang mendapat ganti untung pembebasan lahan terdampak proyek Tol Yogyakarta-Bawen senilai Rp4 miliar pada Desember 2022 lalu. Sejak itu setiap pekan dia didatangi sejumlah kepala dusun (kadus) yang meminta uang Rp1 miliar.
Les mer »
Temas (TMAS) Targetkan Kenaikan Pendapatan 10 Persen, Ini StrateginyaPT Temas Tbk. (TMAS) menargetkan pendapatan jasa pada 2023 sebesar 10,45 persen menjadi Rp5,39 triliun dari Rp4,88 triliun dari 2022.
Les mer »
Bitcoin Tembus US$ 30.000, Sinyal Bullish Atau Take Profit?Bitcoin mampu menembus harga US$ 30.000 atau setara nilai tertingginya yang terakhir terjadi pada Juni 2022.
Les mer »
Bitcoin Tembus US$ 30.000, Tertinggi Sejak Juni 2022Bitcoin, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, tembus US$ 30.000 untuk pertama kalinya sejak Juni.
Les mer »