Berita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
PERANG antara Hamas, kelompok pejuang kemerdekaan Palestina dan Israel menimbulkan salah satu risiko geopolitik paling signifikan terhadap pasar minyak mentah sejak invasi Rusia ke Ukraina tahun lalu.
Kedua, kesepakatan yang ditengahi oleh Washington untuk menormalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel, yang dapat meningkatkan produksi minyak kerajaan tersebut, bisa saja gagal.Respons pasar sejauh ini Hari ini, minyak mentah Brent melonjak sekitar U$3,50 hingga menyentuh U$89 per barel pada Senin , hari perdagangan pertama setelah Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Israel pada 7 Oktober.
Arab Saudi dan Rusia telah mengumumkan pengurangan pasokan secara sukarela hingga akhir tahun 2023, yang mendorong harga minyak ke level tertinggi dalam 10 bulan pada akhir September sebelum kekhawatiran makroekonomi menurunkan harga minyak secara drastis lagi pada minggu lalu. Peran Iran dan Arab Saudi Meskipun ada sanksi dari AS, ekspor minyak mentah Iran telah tumbuh secara signifikan tahun ini, mengimbangi pemotongan sukarela yang dilakukan oleh Riyadh dan Moskow sebesar 1,3 juta barel per hari.Menteri Keuangan Amerika Janet Yellen pekan lalu, mengatakan dia belum mengumumkan apakah Amerika akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran jika muncul bukti bahwa negara tersebut terlibat dalam serangan itu.
Analis FGE mengatakan bahwa AS tidak mungkin memperketat sanksi tanpa persetujuan Arab Saudi untuk mengganti minyak Iran yang hilang, dan mereka menambahkan bahwa mereka tidak melihat hal itu terjadi. Washington mengatakan upaya-upaya tersebut harus dilanjutkan, namun Ben Cahill dari lembaga think tank Center for Strategic and International Studies yang berbasis di AS mengatakan perundingan tersebut sekarang dapat ditunda, sehingga menutup jalur penting kerja sama AS-Saudi.Reaksi OPEC+ Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz mengatakan kepada bahwa "kohesi OPEC+ tidak boleh ditantang".
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Pakar Hukum Tata Negara Nilai MK tidak Berwenang Tetapkan Batas Usia Capres-CawapresBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »
MotoGP Mandalika 2023 Dongkrak Sektor Pariwisata NTBBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »
AEON dan Baznas Renovasi Gedung Sekolah yang Rusak Akibat Gempa CianjurBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »
Bahlil Serahkan 600 NIB Para Pelaku UMKM Di Papua Barat DayaBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »
Maulid Akbar Kebangsaan se-Bogor Raya Serukan Jaga Soliditas Jelang PemiluBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »
Ini Sederet Musisi Peraih Nominasi FFI 2023Berita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »