Konflik yang terjadi di Pulau Rempang buntut investasi bernilai triliunan menjadi perhatian berbagai pihak. Salah satunya yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Badan Otonom (Banom) dalam naungannya, Gerakan Pemuda (GP) Ansor
GP Ansor mendirikan Posko Bantuan Hukum LBH Ansor di kelurahan Sembulang, Rempang. Akan tetapi, mendadak ada yang mencopot atribut di posko tersebut.Sekretaris LBH Ansor Batam Sholihul Abidin kecewa terhadap sikap pelaku yang mencopot atribut Posko Bantuan Hukum LBH Ansor di Kelurahan Sembulang, Pulau Rempang. Atribut tersebut merupakan penanda agar warga Rempang mudah menemukan saluran pengaduan.
“Ada warga yang melihat saat aparat pemerintah daerah mencopotnya," kata Abidin, Jumat , dikutip dari kanal Regional Liputan6.com, Sabtu .* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini Tak hanya dilepas, penanda posko bantuan hukum LBH Ansor berupa baliho dan bendera diduga juga dibawa aparat Pemerintah Daerah.
LBH Ansor Batam juga telah berkoordinasi dengan Pengurus Pusat LBH Ansor dan menyampaikan ke PP GP Ansor, dan PBNU.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
VIDEO: Bahlil Sebut Masyarakat Rempang Tak Mau Dipindah ke Pulau LainMenteri Investasi, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyatakan masyarakat Pulau Rempang setuju dengan investasi.
Les mer »
Waspada Bentrokan di Pulau Rempang Disusupi Hoaks, Berikut DaftarnyaBerikut kumpulan hoaks seputar bentrokan di Pulau Rempang.
Les mer »
Kisruh Pulau Rempang: BP Batam Prioritaskan Relokasi Warga yang Sudah MendaftarBP Batam berencana memprioritaskan relokasi kepada warga yang sudah daftar guna percepat pengembangan Proyek Rempang Eco-City, meskipun ada yang belum setuju.
Les mer »
Warga Kampung Tua Siaga Jelang Pengosongan Pulau RempangWarga kampung tua, Rempang, bersiaga menjelang pengosongan lahan untuk PSN Rempang Eco City. Para nelayan melaut secara bergantian.
Les mer »