Bagaimana perubahan iklim meruntuhkan bebatuan di Pegunungan Alpen - BBC News Indonesia

Norge Nyheter Nyheter

Bagaimana perubahan iklim meruntuhkan bebatuan di Pegunungan Alpen - BBC News Indonesia
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 BBCIndonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 80 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 50%

Bagaimana perubahan iklim meruntuhkan bebatuan di Pegunungan Alpen.

Karena sangat rentan terhadap bebatuan yang jatuh, rute Goûter ini telah menjadi lokasi terjadinya lebih dari seratus insiden fatal sejak awal tahun 1990-an.

"Mungkin tidak ada tempat seperti ini di dunia di mana Anda bisa masuk ke permafrost," kata Ben-Asher, berbicara tentang terowongan yang membentang ke permukaan batu. Pemodelan termal dari 209 peristiwa runtuhan batu telah menunjukkan bahwa suhu udara di permukaan lebih tinggi dari biasanya hingga dua bulan, dan satu hingga lima hari sebelum terjadinya kegagalan permukaan batu.Yang paling umum, air yang terakumulasi dalam rekahan yang ada membentuk tekanan hidrostatik yang cukup kuat untuk memecahkan retakan. Di tempat lain, permafrost mungkin satu-satunya yang menjaga dua lapisan batu tetap terekat.

Mudahnya, di terowongan gelap stasiun Midi, air merembes melalui retakan, sehingga lebih mudah untuk mengumpulkan sampel. Sementara itu, 69 kilometer jauhnya, sekelompok ilmuwan sedang mengumpulkan data dari laboratorium lapangan permafrost yang luar biasa. Dibangun di sekitar lokasi runtuhan batu yang paling parah, jaringan terdiri dari sensor suhu, kamera, "crackmeters" yang mengukur pelebaran patahan, inklinometer, sensor GPS, dan sensor seismik yang membantu mereka mengukur pembentukan dan pencairan es di patahan jauh di dalam batu.

Lebih khusus lagi, berkat jaringan sensor ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi waktu yang paling aman untuk melintasi couloir Goûter pada musim panas, yakni dari jam sembilan pagi hingga 10 pagi, meskipun pendaki masih dianjurkan untuk memastikan situasinya sebelum berangkat.Banyak dari mereka menghabiskan hingga 200 hari setahun di pegunungan, dan melihat langsung dampak perubahan iklim.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

BBCIndonesia /  🏆 42. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

Melihat Masjid Peninggalan Sunan Muria di Lereng PegununganMelihat Masjid Peninggalan Sunan Muria di Lereng PegununganDi Kudus, Jawa Tengah terdapat jejak sejarah syiar Islam di Pulau Jawa yakni masjid peninggalan Sunan Muria.
Les mer »

DPS Pegunungan Arfak Berlebih, KPU Setempat Nyatakan Telah RevisiDPS Pegunungan Arfak Berlebih, KPU Setempat Nyatakan Telah RevisiBawaslu Pegunungan Arfak menemukan jumlah daftar pemilih sementara melebihi jumlah penduduk potensial pemilih pemilu di daerah itu. Setelah direvisi KPU setempat terdapat selisih hampir 9.000 pemilih. Polhuk AdadiKompas
Les mer »

KKB Serang Pasukan Yonif Raider 321 Galuh Taruna di Nduga Papua PegununganKKB Serang Pasukan Yonif Raider 321 Galuh Taruna di Nduga Papua PegununganKelompok Kriminal Bersenjeta (KKB) Papua kembali berulah. Mereka menyerang Satgas Yonif Raider 321.Galuh Taruna yang berjaga di Pos Mugi, Distrik Mugi, Kabupaten...
Les mer »

TPNPB-OPM Klaim Bunuh 9 Anggota TNI di Nduga, Papua Pegunungan.TPNPB-OPM Klaim Bunuh 9 Anggota TNI di Nduga, Papua Pegunungan.TPNPB-OPM mengklaim telah membunuh 9 anggota TNI di Nduga, Papua Pegunungan.
Les mer »

Kodam Cenderawasih: Seorang Prajurit TNI Gugur di Nduga Papua PegununganKodam Cenderawasih: Seorang Prajurit TNI Gugur di Nduga Papua PegununganKodam XVII Cenderawasih mengakui seorang prajurit Yonif 321/GT gugur saat sedang melaksanakan tugas mencari pilot Susi Air di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Les mer »

Pratu Miftahul Arifin Gugur setelah Ditembak KKB dan Jatuh ke JurangPratu Miftahul Arifin Gugur setelah Ditembak KKB dan Jatuh ke JurangBerikut update kabar terbaru penyerangan KKB Papua ke markas TNI di Nduga, Papua Pegunungan.
Les mer »



Render Time: 2025-03-31 02:50:07