Bank Sentral AS The Fed Kembali Tahan Suku Bunga di 5,25-5,5%

Norge Nyheter Nyheter

Bank Sentral AS The Fed Kembali Tahan Suku Bunga di 5,25-5,5%
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 58 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 63%

Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed kembali mempertahankan suku bunga acuan untuk kedua kalinya pada kisaran 5,25%-5,50%.

Keputusan mempertahankan suku bunga acuan karena melihat aktivitas ekonomi AS mulai berkembang pada kuartal III-2023. Meski begitu, The Fed tetap mencermati lonjakan imbal hasil obligasi yang dapat berpengaruh pada keputusan suku bunga di masa depan.

"Kondisi keuangan telah mengetat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir karena perubahan kondisi keuangan yang terus-menerus dapat berdampak pada jalur kebijakan moneter. Kami memantau perkembangan keuangan dengan cermat," kata Gubernur The Fed Jerome Powell dikutip dariKekuatan ekonomi AS tercermin dari pertumbuhan produk domestik bruto yang mencapai 4,9% pada kuartal III-2023.

"Namun kekuatan ekonomi yang kuat pada kuartal ketiga ini sepertinya tidak akan bertahan lama. Dalam lima tahun menjelang pandemi COVID-19, dari 2014 hingga 2019, pertumbuhan PDB rata-rata sebesar 2,6%," menurut data Departemen Perdagangan. Saat ini inflasi AS masih di atas target bank sentral yang sebesar 2%, meskipun telah turun drastis dari puncaknya dalam empat dekade pada musim panas lalu. Perekonomian yang sedang panas-panasnya membuat perjuangan terakhir The Fed dalam memerangi inflasi bisa menjadi lebih sulit.

Adanya pengumuman The Fed membuat saham AS melonjak lebih tinggi pada Rabu sore dengan Dow naik 221 poin atau 0,7%, S&P 500 mencapai sesi tertinggi dengan naik 1,1%, dan Nasdaq Composite naik 1,6%.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

Harga Emas Gagal Mengganas Karena The Fed Masih Buat Was-WasHarga Emas Gagal Mengganas Karena The Fed Masih Buat Was-WasHarga emas melemah setelah keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (the Fed).
Les mer »

Buka Pertemuan Penting: Bank Sentral AS Siap Pertahankan Suku BungaBuka Pertemuan Penting: Bank Sentral AS Siap Pertahankan Suku BungaPertemuan Bank Sentral AS atau Federal Reserve pada 31 Oktober hingga 1 November kembali tentukan kebijakan suku bunga. Bila ekonomi AS masih dinilai “kepanasan”, the Fed tak menutup kemungkinan naikkan suku bunga sekali lagi sebelum akhir tahun.
Les mer »

Bank Sentral Jepang Naikkan dan Tetapkan Suku Bunga Jangka Panjang Menjadi 1 PersenBank Sentral Jepang Naikkan dan Tetapkan Suku Bunga Jangka Panjang Menjadi 1 PersenBank sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) merevisi kebijakan pelonggaran moneter, dan menetapkan batas atas suku bunga jangka panjang menjadi 1%
Les mer »

Harga Minyak Perkasa Jelang Pengumuman Kebijakan Bank Sentral DuniaHarga Minyak Perkasa Jelang Pengumuman Kebijakan Bank Sentral DuniaHarga minyak naik di awal perdagangan Asia pada Selasa (31/10) menjelang pertemuan bank sentral global.
Les mer »

Wall Street naik tajam jelang pertemuan bank sentral ASWall Street naik tajam jelang pertemuan bank sentral ASIndeks-indeks utama Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) jelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve ...
Les mer »

Bursa Saham Asia Bervariasi Menanti Keputusan Bank Sentral Jepang hingga Data ChinaBursa Saham Asia Bervariasi Menanti Keputusan Bank Sentral Jepang hingga Data ChinaBerbeda dengan wall street, bursa saham Asia Pasifik beragam pada perdagangan saham Selasa, 31 Oktober 2023.
Les mer »



Render Time: 2025-02-26 21:48:09