Johnson & Johnson (J&J) akan membayar US$ 8,9 miliar atau sekitar Rp 132,9 triliun (kurs Rp 14.936) selama 25 tahun ke depan
akan membayar US$ 8,9 miliar atau sekitar Rp 132,9 triliun selama 25 tahun ke depan untuk menyelesaikan tuduhan bahwa bedaknya menyebabkan kanker.
Meski demikian, perusahaan tetap menolak tuduhan bahwa bedaknya menyebabkan kanker. Menurut Haas, tuduhan tersebut palsu dan kurang ilmiah. Salah satu pengacara utama penggugat, Leigh O'Dell mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah lain untuk mengakhir upaya penyalahgunaan sistem kebangkrutan oleh J&J.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Perusahaan Bedak Bayi Johnson & Johnson Ajukan Bangkrut Kedua untuk Anak UsahaJohnson & Johnson mengajukan kebangkrutan kedua untuk anak usahanya yang digugat puluhan ribu konsumen atas produk bedak bayi yang menyebabkan kanker.
Les mer »
Alvin Faiz Pasang Badan Bela Henny Rahman yang Dituding Sinis ke Anak LarissaHenny Rahman dituding memberikan tatapan sinis kepada putra Larissa Chou. Alvin Faiz pasang badan dan membela sang istri.
Les mer »
Barcelona Dituding Turunkan Pemain Tidak Sah Saat Lawan ElcheBarcelona dianggap telah melanggar peraturan saat pertandingan melawan Elche, Sabtu (1/4/2023), karena menurunkan Gavi dalam partai tandang tersebut.
Les mer »
Raffi Ahmad Dituding Punya Power Hukum dan Finansial, Hotman Paris: Gak Perlu Takut SiapapunRaffi Ahmad dibela oleh Hotman Paris yang secara tegas menyebut berita miring soal sahabatnya itu merupakan sebuah fitnah.
Les mer »
Presiden La Liga Javier Tebas Dituding Berikan Bukti Palsu kepada Jaksa, Barcelona Memintanya MundurBarcelona minta Javier Tebas tampil di depan publik untuk menjelaskan bukti-bukti yang dia berikan kepada jaksa.
Les mer »
Heboh Aliran Diduga Sesat di Bone, Ada Ritual Bawa Sesajen-Dituding Tak PuasaWarga di Bone, Sulsel dibuat geger atas adanya aliran diduga sesat. Aliran tersebut menjalani ritual bawa sesajen hingga pengikutnya dituding tak berpuasa. Via: detik_sulsel
Les mer »