Bank Indonesia bersama bank sentral di Asean membahas pemanfaatan diversifikasi transaksi mata uang lokal atau local currency transaction (LCT).
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, BADUNG – Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyampaikan pentingnya bagi bank sentral Asean untuk memperkuat koordinasi agar mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat.
Salah satu prioritas yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu pemanfaatan diversifikasi mata uang dengan eksplorasi transaksi mata uang lokal atau local currency transaction . Ketiga, yaitu penguatan ketahanan keuangan makro melalui implementasi bauran kebijakan. BI menyampaikan bahwa Asean perlu memperkuat pemahaman tentang bauran kebijakan dan mendorong negara Asean untuk mengembangkan kerangka analisis yang sistematis untuk memperkuat antisipasi apabila terdapat guncangan.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Banyak Bank di AS Kolaps, Bank-bank di ASEAN Aman?Indonesia menjadi Ketua ASEAN pada tahun ini. Salah satu yang akan dibahas dalam pertemuannya mengenai risiko kolapsnya bank-bank di AS dan Eropa
Les mer »
Menkeu dan Gubernur Bank Sentral se-Asean Adakan Pertemuan, Bahas Dampak Jatuhnya Bank di ASKawasan Asean memiliki kepentingan bersama untuk menjaga ketahanan dari dampak ikutan kejatuhan perbankan di AS yang merembet ke Eropa.
Les mer »
Bank-bank di AS Kolaps, Ekonomi ASEAN Ikut Goyang?Menurutnya negara-negara ASEAN sendiri sedang berdiskusi lebih lanjut soal bagaimana menjaga ketahanan industri sektor keuangan.
Les mer »
Indonesia Dorong Anggota ASEAN Percepat Konektivitas Pembayaran RegionalIndonesia sebagai keketuaan ASEAN 2023 mendorong seluruh anggota ASEAN mempercepat konektivitas pembayaran regional.
Les mer »
Penjelasan Bank Indonesia Soal Dampak Permasalahan Perbankan Global ke ASEANBank Indonesia mengatakan negara-negara ASEAN akan melihat dampak limpahan (spillover) dari permasalahan perbankan global saat ini terjadi.
Les mer »
Rintis Sejahtera Bawa 4 Bank Masuk BI Fast |Republika OnlineKeempat bank peserta BI Fast tersebut terdiri atas bank swasta dan bank syariah.
Les mer »