Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendorong OPD di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk menerapkan sistem administrasi digital atau elektronik. Sehingga berdampak dengan kinerja yang baik dan penghematan Alat Tulis Kantor (ATK).
“Kedepannya, administrasi harus digital. Sekarang kita sudah mulai menerapkan sistem digital,” sebut Edy kepada wartawan, Rabu .
Edy mengungkapkan, setiap Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Provinsi Sumut banyak menghabiskan kertas dan tinta untuk membuat laporan secara administrasi. “Di setiap meja ada printer, berapa banyak tinta yang dihabiskan? Kedepan, hanya mengirimkan via elektronik, online nanti,” sebut Edy. Edy mengungkapkan laporan administrasi secara digital yang sampai kepadanya baru 10 persen. Sisanya, laporan masih dalam bentuk kertas. “Yang sampai ke meja saya secara digital masih 10 persen. Sisanya masih kertas sehingga menumpuk di meja saya,” tegasnya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
KAI Commuter Angkut 102 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran di Yogyakarta-Solo |Republika OnlineJumlah pengguna commuterline Yogyakarta Solo capai 99.369 orang
Les mer »
H+3 Lebaran, 51 Persen Pemudik Tol Trans Jawa Sudah Balik |Republika OnlineJumlah kendaraan menuju Jakarta sudah capai 165.548 kendaraan.
Les mer »
Kunjungan Wisatawan ke Bukittinggi Capai 67 Ribu Orang Selama Libur Lebaran |Republika OnlinePAD Kota Bukittinggi capai Rp 1,4 miliar selama libur Lebaran.
Les mer »
Pemkot Makassar Tanggung Semua Biaya Pengobatan Korban Kebakaran Trans StudioPemkot Makassar akan menanggung semua biaya perawatan jika ada korban akibat kebakaran tersebut.
Les mer »
Virgoun Ingin Angkat Derajat Selingkuhan dengan Menyekolahkannya, Istri: Biaya Anak Aja Masih NgeluhVirgoun mendadak jadi sorotan usai kepergok selingkuh oleh sang istri, Inara Rusli. Virgoun mendadak jadi sorotan usai kepergok selingkuh oleh sang istri, Inara...
Les mer »
Mesin Mobil Rusak karena Pakai Oli Palsu, Biaya Servisnya Tembus Rp 20 JutaBiaya yang dibutuhkan untuk menangani mobil yang rusak akibat oli palsu sangat mahal. Pada beberapa kasus, biayanya bahkan menyentuh Rp 20 Juta
Les mer »