Dianggap Menjelekkan China Terkait Populasi, Media Barat Dikecam

Norge Nyheter Nyheter

Dianggap Menjelekkan China Terkait Populasi, Media Barat Dikecam
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 55 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 68%

Barat menyebut bahwa pembangunan China berada dalam masalah besar. CCTV pun mengecam.

Barat menyebut bahwa pembangunan China berada dalam masalah besar dan ketika dividen demografis China menurun, ekonomi global juga akan kena dampaknya.

"Mereka memfitnah habis-habisan padahal China telah berkembang jauh, menciptakan keajaiban pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan stabil dengan populasi yang besar," ujar CCTV. India sendiri menyalip Cina sebagai negara terpadat di dunia, dan akan memiliki hampir 3 juta lebih banyak orang daripada negara tetangganya itu pada pertengahan tahun ini, menurut data yang dirilis pada hari Rabu oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Amerika Serikat meningkatkan upaya untuk menahan pembangunan China dan mengadvokasi pemisahan lebih lanjut dan menemukan poin hype baru dari laporan PBB," kata CCTV, menambahkan bahwa Barat hanya menyamakan ukuran populasi dengan pencapaian pembangunan. "Kehebohan seperti itu tidak memiliki pemahaman dasar tentang hukum perkembangan populasi. Dengan perkembangan masyarakat manusia saat ini, penurunan angka kelahiran dan penurunan keinginan untuk melahirkan anak adalah masalah umum yang dihadapi seluruh dunia," kata CCTV, menambahkan bahwa negara maju umumnya menghadapi masalah seperti kekurangan tenaga kerja.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

kompascom /  🏆 9. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

Kilas Balik Perubahan Nama Irian Barat, Irian Jaya Barat kemudian Papua BaratPapua Barat dulu dikenal dengan panggilan Irian Barat sejak 1969 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto.
Les mer »

Beijing Sebut Media Barat Manfaatkan Berkurangnya Populasi untuk Serang ChinaMedia Barat sengaja menjelek-jelekkan China dalam pemberitaan tentang menurunnya populasi negara itu, disalib India sebagai negara terpadat di dunia
Les mer »

Muhammadiyah Imbau Masyarakat Gelar Salat Gerhana Pada 20 April 2023, Begini Tata CaranyaMuhammadiyah Imbau Masyarakat Gelar Salat Gerhana Pada 20 April 2023, Begini Tata CaranyaDi Indonesia, gerhana total melintasi kawasan pulau Kisar Maluku Barat hingga Kabupaten Biak Numfor Papua Barat
Les mer »

Dianggap Semrawut dan Ganggu Lalu Lintas, Warga Minta Pemkot Tata Pasar AnyarDianggap Semrawut dan Ganggu Lalu Lintas, Warga Minta Pemkot Tata Pasar AnyarBanyaknya pedagang yang menjajakan dagangannya hingga ke badan jalan raya. Membuat akses jalan warga terhalang dan tersendat. Warga berharap para pedagang bisa berjualan lebih tertib dan Pemkot Tangerang merevitalisasi pasar Anyar.
Les mer »

Merasa Tidak Dianggap Sebagai Anak, Dijadikan Alasan Seorang Anak Bakar Ayahnya Sendiri di KendariMerasa Tidak Dianggap Sebagai Anak, Dijadikan Alasan Seorang Anak Bakar Ayahnya Sendiri di KendariPelaku mengambil korek api dari kantung celana ayahnya, menyiram minyak tanah dan membakar tempat tidur ayahnya hingga menyebabkan ayahnya ikut terpanggang.
Les mer »

Tambang Dianggap Membahayakan, Dua Kades Tuntut Galian C DitutupTambang Dianggap Membahayakan, Dua Kades Tuntut Galian C DitutupKepala Desa (Kades) Genteng Wetan, H Sukri meminta galian C yang ada di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, itu ditutup. Pernyataan keras itu, buntut dari meninggalnya tiga bocah perempuan asal desanya karena tenggelam di kolam bekas galian C itu pada Senin (17/4) sore.
Les mer »



Render Time: 2025-04-01 22:26:51