Gabriella Karefa-Johnson, editor kontributor Vogue menghapus jabatan editornya dari profil Instagram pribadinya @gabriellak_j setelah membuat pernyataan kontroversial tentang Israel.
Liputan6.com, Jakarta - Gabriella Karefa-Johnson, editor kontributor Vogue yang sebelumnya dikenal atas prestasinya sebagai wanita kulit hitam pertama yang menata sampul Vogue pada 2021, tengah menjadi pusat perhatian publik. Kontroversi dimulai ketika dia membuat pernyataan kontroversial di media sosial, menyamakan Israel dengan"negara apartheid" dan menuding mereka melakukan"genosida".
Ada pula informasi tambahan yang diberikan oleh sumber dekat dengan situasi ini, yang menjelaskan bahwa Karefa-Johnson bukan merupakan karyawan tetap Vogue, yang dikendalikan oleh Anna Wintour. Sumber ini juga menegaskan bahwa Karefa-Johnson tidak mendapatkan instruksi dari pihak Condé Nast untuk mengubah informasi jabatannya di Instagram.
Ucapan kontroversialnya dilontarkan sehari setelah serangan yang dilancarkan Hamas di Israel yang menewaskan sekitar 1.300 orang dari berbagai kalangan dan menyandera sekitar 200 orang, tepatnya pada 8 Oktober 2023. Dia mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram Stories, merespons serangan balasan oleh Israel di Gaza.
Kontroversi bertambah ketika Karefa-Johnson membagikan sebuah pertukaran kata-kata dengan mantan penata gaya Vogue Prancis, Celia Azoulay. Azoulay mengingatkan Karefa-Johnson untuk berempati pada korban sipil Israel.3 dari 4 halamanDiserang Beberapa ArtisKarefa-Johnson menekankan bahwa meskipun dia tidak menyangkal kematian warga Israel, jumlah korban dari pihak Israel lebih sedikit dibandingkan dengan warga Palestina.
4 dari 4 halamanRS Gaza Dihantam RoketVogue kemudian mengambil sikap mendukung Karefa-Johnson dengan mengeluarkan pernyataan di Instagram:"Vogue berdiri di samping Gabriella Karefa-Johnson, editor mode global kami yang telah memberikan banyak kontribusi. Dia telah menjadi sasaran ancaman dan intimidasi. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat kami toleransi."
RS yang menjadi target adalah Al Ahli Arab Hospital. Dilaporkan AP News, pihak Hamas berkata serangan ke rumah sakit itu adalah"pembunuhan massal mengerikan" yang disebabkan serangan udara Israel.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Boikot Produk-produk Israel Demi Bela Kemerdekaan Palestina, Bisakah Bikin Israel Bangkrut?Panasnya konflik Israel dengan Palestina membuat publik melakukan gerakan boikot produk-produk Israel. Namun apakah cara ini bisa membuat Israel bangkrut atau tidak?
Les mer »
Kisah Warga Gaza yang Terjebak di Israel dan Keluarga Sandera Israel di GazaRibuan pria Palestina yang bekerja di Israel tidak bisa pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga mereka di Gaza sejak perang dimulai. Sementara itu, keluarga dan kerabat orang-orang yang diculik Hamas ke Gaza bersatu untuk menekan pemerintah Israel agar segera memulangkan para sandera.
Les mer »
Indonesia Serukan Perdamaian Antara Israel dan PalestinaKonflik Israel-Palestina semakin panas usai Pemerintah Israel menyatakan perang terhadap Kelompok Hamas
Les mer »
Hamas Nyatakan Keinginan Tukar Seluruh Sandera Israel dengan 6.000 Tahanan Palestina di IsraelHamas menganggap jumlah warga Israel yang mereka sandera sudah cukup untuk mengosongkan penjara Israel dari semua tahanan Palestina, sekitar 6.000 tahanan
Les mer »
Akun Instagram Pemerintah Israel Serang Gigi Hadid, Ungkit Isu Pemenggalan Bayi dan AnakPadahal kesimpangsiuran kabar tersebut bahkan telah membuat seorang jurnalis CNN Amerika Serikat meminta maaf.
Les mer »
Akun Instagram Pemerintah Israel Tandai Gigi Hadid di Foto MengenaskanBanyak selebriti dunia yang ikut bersuara dalam peperangan yang terjadi antara Hamas dan Israel, salah satunya adalah model papan atas Gigi Hadid yang mengecam keduanya.
Les mer »