Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyebut Indonesia perlu menyuarakan upaya negosiasi dalam mengakhiri perang yang terjadi ...
Jakarta - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Fadli Zon menyebut Indonesia perlu menyuarakan upaya negosiasi dalam mengakhiri perang yang terjadi antara Palestina-Israel ke dunia internasional.
Dia meyakini sebagai negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia, maka Indonesia dapat mendorong perdamaian melalui forum-forum internasional. Menurut dia, resolusi PBB dan konsensus internasional perlu diimplementasikan secara tegas dalam mencapai perdamaian antara konflik Palestina-Israel.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Bertemu Dubes Palestina, Fadli Zon: Kita Selalu Mendukung Kemerdekaan PalestinaFadli Zon mengatakan, serangan Hamas beberapa hari lalu, merupakan bagian dari upaya membela diri Palestina dari berbagai serangan Israel sebelumnya.
Les mer »
Bertemu Dubes Palestina, Fadli Zon Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina | Merdeka.comFadli turut mendorong agar konflik kedua negara tersebut bisa diselesaikan dengan cara damai,
Les mer »
Fadli Zon Anggap Indonesia Bisa Berperan Menyetop Eskalasi Palestina-IsraelJPNN.com : Ketua Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP) Fadli Zon menyebut Indonesia bisa berperan menurunkan eskalasi antara Palestina dengan Israel. Seper
Les mer »
Fadli Zon: Warga Palestina Berupaya Pertahankan Tanah yang Dijarah oleh Israelmenurut Fadli Zon, serangan balasan yang dilakukan Hamas pada Sabtu lalu diyakini menjadi suatu upaya warga Palestina untuk menjaga keutuhan negara
Les mer »
Fadli Zon Kritik Keras Sikap Negara-negara Barat atas Konflik Palestina-IsraelMenurut Fadli Zon, seharusnya negara-negara internasional berlaku adil dan objektif dalam memandang konflik Palestina dan Israel.
Les mer »
Fadli Zon Ingatkan Kejahatan Israel, Rakyat Palestina Merasakan Ketidakadilan GlobalFadli Zon ingatkan kejahatan Israel dan ketidakadilan global.
Les mer »