Gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo (M) 6,9 mengguncang Merauke, Papua. Pusat gempa berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer.
Informasi gempa bumi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika pada Sabtu . Gempa terjadi pukul 17.32 WIT.SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi gempa berada pada koordinat 7.87 derajat lintang selatan dan 154.32 derajat bujur timur. Gempa berada pada jarak 1.530 kilometer arah timur laut Merauke, Papua.Belum ada informasi dampak gempa yang terjadi. Termasuk ada atau tidaknya kerusakan dan korban jiwa. "Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," lanjut BMKG.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Aktivitas Vulkanik Gunung Karangetang Didominasi Gempa EmbusanData Pos PGA Karangetang, sejak Minggu (1\/10\/2023), gempa embusan lebih banyak bila dibandingkan dengan aktivitas kegempaan lainnya seperti gempa guguran, gempa hybrid\/fase banyak ataupun gempa tek
Les mer »
Peneliti Terpana dengan Rekor Suhu Panas Bumi, Sebut Emisi Karbon dan El Nino jadi PenyebabnyaPara peneliti terpana dengan rekor suhu panas yang terjadi di Bumi pada bulan September. Kombinasi emisi karbon dan peristiwa El Nino jadi penyebabnya
Les mer »
Arema FC Vs Borneo FC, Fakta Unik Laga Bumi dan LangitPelatih Arema FC Fernando Valente pun mengatakan tim akan berusaha sebaik mungkin dengan fakta sebelum pertandingan.
Les mer »
Pandemi Baru Mengintai Warga Bumi, Malaysia Siap-siap Hadapi Penyakit X, Bagaimana Indonesia?Berita Pandemi Baru Mengintai Warga Bumi, Malaysia Siap-siap Hadapi Penyakit X, Bagaimana Indonesia? terbaru hari ini 2023-10-06 03:48:45 dari sumber yang terpercaya
Les mer »
Viral Video Ras Terkuat di Bumi Terobos Pawai Perpisahan Kapolda AcehEmak-emak kerap kali dijuluki ‘ras terkuat di bumi’ lantaran aksinya yang suka bikin geleng-geleng kepala. Salah satunya seperti video emak-emak viral di Aceh.
Les mer »