Indonesia melalui Pemilu 2024 membutuhkan pemimpin yang adil, amanah, dan tegas untuk dapat mengelola umat agar tidak mudah terpecah
jpnn.com, JAKARTA - Menjelang Pemilu 2024, sukarelawan Gus-Gus Nusantara Dukung Ganjar tak henti-hentinya menyuarakan persatuan dan perdamaian agar umat tak mudah terpecah belah oleh isu-isu negatif yang beredar.
Koordinator Wilayah GGN Jatim Muhammad Alwi Hasan mengatakan, dalam momentum Maulid Nabi, pihaknya menyampaikan pesan persatuan dan perdamaian di tengah tahun politik menjelang Pemilu 2024. "Di indonesia ini, rawan perpecahan sehingga pemimpin atau presiden di 2024 ini sosok yang bisa menumbuhkan ide-ide cemerlang agar masyarakat tidak terpecah belah," katanya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Pemilu 2024, 50 Dalang di Wonogiri Deklarasi Dukung Ganjar PranowoAlasan para dalang mendukung Ganjar karena saat menjadi gubernur, Ganjar peduli dengan wayang. Deklarasi sudah dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia.
Les mer »
Cegah Potensi Kerawanan Pemilu 2024, Mahfud Ajak Elemen Bangsa Perkuat PersatuanMahfud mengatakan, bibit-bibit perpecahan biasanya bermunculan di tahun politik.
Les mer »
Ditanya Kesediaan Berduet dengan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Prabowo Subianto Kasih Kode JempolBakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto memberikan kode jempol saat ditanya awak media terkait peluangnya untuk berduet dengan Ganjar Pranowo.
Les mer »
Ketua Tim Pemenangan Ganjar Arsjad Rasjid Ngaku Libatkan Jokowi untuk Pilpres 2024, Maksudnya?Ia mengaku bakal mengajak Jokowi berdiskusi, terutama membahas tantangan yang akan dihadapi ke depannya.
Les mer »
Said: Bisikan Jokowi ke Ganjar bentuk dukungan di Pilpres 2024Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai bisikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo untuk menjadikan ...
Les mer »
Mahfud dan Khofifah Makin Menguat Jadi Bacawapres Ganjar di Pilpres 2024Bakal Capres Koalisi Jokowi saat ini, untuk Ganjar maupun Prabowo, apakah dari kalangan Nahdlyin atau bukan, mungkin memang perlu menunggu restu...
Les mer »