MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menyatakan bahwa tak kunjung selesainya pembahasan RUU Perampasan Aset kemungkinan besar karena ada hambatan.
MANTAN Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein menyatakan bahwa tak kunjung selesainya pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Tindak Pidana kemungkinan besar karena ada hambatan.
Yunus menyayangkan RUU Perampasan Aset memakan waktu cukup panjang untuk diproses dan disahkan menjadi Undang-undang."Ini RUU Perampasan Aset sebenarnya sudah lama disusun. Tapi mungkin ada beberapa oknum penuh kekhawatiran, jadi sulit menerima," ungkapnya. "Kalau segera dibuat saya optimis. Karena kalau tahun politik nanti itung-itungannya akan macem-macem lagi ya. Kalau gak sekarang ya kapan lagi. This now or never," tegasnya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Soal RUU Perampasan Aset, Wapres: Ini Kepentingannya untuk Rakyat |Republika OnlinePemerintah akan mengajak pihak yang belum setuju agar mendukung RUU tersebut.
Les mer »
Bambang Pacul Soal RUU Perampasan Aset: Menciptakan Otoritarian BaruBambang yakini RUU Perampasan Aset ciptakan otoritarian yang berkuasa
Les mer »
Mewujudkan RUU Perampasan AsetKini, kita juga menanti suara dari partai politik atau bakal calon presiden mana pun untuk turut mewujudkan RUU Perampasan Aset. TajukRencana AdadiKompas
Les mer »
Bambang Pacul: Nggak Ada Perintah Ketum PDIP Megawati soal RUU Perampasan AsetBambang Pacul PDIP menilai RUU Perampasan Aset itu bisa menciptakan otoritarian baru bagi seseorang yang berkuasa. Maka itu, perlu komunikasi dengan ketum parpol.
Les mer »
Enam Pimpinan Instansi Konsolidasi untuk Percepatan RUU Perampasan AsetLima dari enam pimpinan instansi terkait sudah memberi persetujuan pada draf RUU Perampasan Aset. Kepala Polri akan segera menyusul memberi paraf persetujuan. Polhuk AdadiKompas
Les mer »
Jokowi Soal RUU Perampasan Aset: Udah Lama Kita Dorong Masa Gak Rampung-rampungPresiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berbicara mengenai Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset yang saat ini tak juga diselesaikan.
Les mer »