Perum Bulog tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara untuk mendatangkan beras impor tambahan 1,5 juta ton.
Namun, Direktur Bisnis Bulog Febby Novita mengatakan impor beras tersebut kemungkinan tidak berasal dari Vietnam karena harganya terlalu mahal.
Ia hanya memastikan Bulog selaku operator akan menuruti aturan dari Badan Pangan Nasional termasuk soal harga pembelian beras impor.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Bulog Sebut Eropa Mulai Beralih ke Beras Gegara Gandum Makin MahalPerum Bulog mengungkapkan negara-negara Eropa mulai beralih mengonsumsi beras lantaran harga gandum melonjak.
Les mer »
Harga Cabai Lagi Mahal, Mentan Amran Ajak Masyarakat Tanam Sendiri di RumahAmran menyarankan, agar masyarakat bisa menanam cabai di perkawarang rumah atau lewat konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).
Les mer »
Harga Beras Mahal, Jokowi Beri Titah Khusus Mentan AmranPresiden Joko Widodo (Jokowi) memberi titah khusus kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk meningkatkan produktivitas beras nasional.
Les mer »
Beras Kini Jadi Rebutan di Dunia, Orang Eropa Makin DoyanDirektur Bulog Febby Novita mengungkapkan, akibat fenomena di Eropa ini, harga beras jadi terdongkrak.
Les mer »
Kemarau Tak Kunjung Usai, Harga Beras Makin MahalHarga beras dari berbagai jenis terpantau semakin mahal di sejumlah pasar di Jakarta Selatan. Jumlahnya paling murah di angka Rp 12.000/kg.
Les mer »
Sandiaga Ungkap 2 Penyebab Harga Tiket Pesawat Domestik MahalMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengungkapkan dua penyebab utama harga tiket pesawat perjalanan dalam negeri (domestik) cenderung mahal.
Les mer »