Investor akan mengamati rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal pertama China minggu ini, yang diperkirakan akan positif untuk harga komoditas.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah pada awal pekan ini masih bertahan di atas US$82 per barel, didukung oleh rencana OPEC+ untuk memangkas lebih banyak produksi. Selain itu, investor juga mengatamati data ekonomi China untuk tanda-tanda pemulihan permintaan konsumen.
IEA pada Jumat mengatakan bahwa pemangkasan produksi OPEC+ yang mengejutkan, dapat memperketat pasar lebih dari sebelumnya yang dapat menyebabkan kenaikan harga lebih lanjut. Hal ini akan memberikan lebih banyak tekanan pada konsumen. Rusia pun sedikit meningkatkan tingkat pemrosesan minyak pada bulan April, yang menjadi sebuah tanda permintaan yang kuat untuk produk olahannya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Bazar Murah, Harga Jauh lebih Dari Harga pasar, Gula Dan Minyak Jadi Incaran Ibu-ibuBazar Murah, Harga Jauh lebih Dari Harga pasar, Gula Dan Minyak Jadi Incaran Ibu-ibu
Les mer »
Harga Bitcoin Masih Bertahan diatas Level 30.000 Dollar AS, Simak Rician Harga Kripto Hari IniBitcoin atau BTC juga turun 1,34 persen menjadi 30.418 dollar AS per coin, dan Binance Exchange (BNB) di level 0,4 dollar AS per coin.
Les mer »
Pantau Harga Pasar, Wamendag Sebut Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Stabil |Republika OnlineWamendag menyebut harga sejumlah bahan pokok alami penurunan
Les mer »
Harga Bahan Pokok Naik Jelang Lebaran, Asian Agri Gelar Bazar Minyak Goreng Premium Harga TerjangkauAsian Agri menggelar bazar minyak goreng premium dengan harga terjangkau di 89 desa yang berada di 3 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau dan Jambi, pada 3-15 April 2023.
Les mer »
OJK: Ekonomi Syariah Bisa Bekontribusi Rp 72,9 Triliun pada PDB |Republika OnlineJumlah tersebut masih sekedar potensi.
Les mer »
Jutaan Warga Desa di India tak Memperoleh Layanan Perawatan Medis |Republika OnlineIndia hanya menghabiskan 3,01 persen dari PDB untuk kesehatan pada 2019.
Les mer »