Kementerian Luar Negeri Indonesia menyampaikan keprihatinannya atas situasi terkini di Sudan, yang tengah dilanda konflik mematikan sejak akhir pekan lalu.
TEMPO.CO, Jakarta - “Indonesia menyerukan penyelesaian konflik secara damai,” tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan tertulis yang dibagikan di Twitter pada Selasa, 18 April 2023.“Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas,” cuitnya dalam utas yang sama.Perebutan kekuasaan di Sudan telah menggagalkan peralihan ke pemerintahan sipil dan menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.
Pilihan Editor: Pelempar Bom Asap Diduga Punya Dendam Politik ke Pemerintahan Fumio Kishida
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Mesir dan Sudan Selatan Tawarkan Mediasi Pihak Bertikai di SudanBentrokan meletus di Khartoum dan kota-kota yang berdekatan Sabtu pagi, setelah berhari-hari ketegangan terkait integrasi RSF ke dalam tentara Sudan
Les mer »
Pemerintah Buka Opsi Evakuasi Ribuan WNI di SudanKementerian Luar Negeri (Kemlu) membuka kemungkinan untuk segera mengevakuasi 1.209 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan.
Les mer »
Kemlu Terus Monitor WNI di Sudan saat Konflik Memasuki Hari KetigaKementerian Luar Negeri terus memantau kondisi warga negara Indonesia di Sudan, ketika konflik yang melibatkan militer masih membuat tegang ibu kota Khartoum pada Senin.
Les mer »
Klarifikasi Zona Larangan Terbang di Utara Taiwan, Beijing: Ada Serpihan RoketKementerian Luar Negeri China mengklarifikasi zona larangan terbang di sebelah utara Taiwan pada Minggu pagi.
Les mer »
Dampak Pertempuran di Sudan, Stok Bahan Makanan Pelajar Indonesia Menipis, Listrik dan Air MatiKetua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan Ahmad Fauzi menyatakan konflik memaksa para pelajar Indonesia hanya tinggal di dalam rumah.
Les mer »
5 hal kunci untuk memahami apa yang terjadi di Sudan - BBC News IndonesiaHampir 100 orang meninggal dan 1.100 lainnya luka-luka sejak perang antara militer dan paramiliter pecah di Sudan pada Sabtu (15/04) lalu. Apa yang terjadi di Sudan?
Les mer »