Benarkah inflasi pada periode Idulfitri bakal naik ke level 5 persen? Ini penjelasan ekonom.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Ekonom memproyeksikan inflasi pada momen Idulfitri 2023 atau pada April mendatang berpotensi akan kembali menembus level 5 persen setelah pada Maret berhasil turun menjadi 4,97 persen year-on-year .
Meski demikian, hal tersebut hanya berlangsung sesaat dan dirinya melihat inflasi akan kembali memasuki tren penurunan setelah Idulfitri. “Secara bulanan, inflasi inti menguat menjadi 0,16 persen [mtm], Februari 2023 0,13 persen [mtm], menunjukkan bahwa permintaan publik atau daya beli tetap kuat,” tambahnya.
Pada jangka pendek, Josua mengatakan pemerintah perlu melakukan intervensi pasar terutama bahan pangan dalam rangka mencegah terjadinya lonjakan inflasi dari sisi barang bergejolak.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Inflasi Maret 2023 Mepet 5%, Ini Biang Keroknya!Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) sebesar 4,97 persen.
Les mer »
BPS Catat Inflasi Maret 2023 Capai 0,18%, Ini PemicunyaBPS mencatat inflasi Maret 2023 mencapai 0,18% (bulan ke bulan). Sementara inflasi year on year (y-on-y) sebesar 4,97%.
Les mer »
Waspada! Barang Ini Bikin Inflasi Lebaran 2023 MeroketDari catatan BPS, tiket pesawat selalu menjadi penggerek inflasi Ramadan dan Lebaran pada 2020, 2021 dan 2022.
Les mer »
Inflasi Ramadhan Tahun Ini Melandai, BPS: Konsumsi Belum Pulih |Republika OnlineBPS mencatat perlambatan inflasi pada Ramadhan tahun ini.
Les mer »
Data BPS: Ini Daerah dengan Inflasi Tertinggi di IndonesiaPada Maret 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,97%.
Les mer »
BI dan TPID Perkuat Upaya Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri |Republika OnlineKomitmen ini merupakan aksi dalam mengendalikan inflasi.
Les mer »