Istura, Magnet Keindahan Istana Presiden untuk Rakyat

Norge Nyheter Nyheter

Istura, Magnet Keindahan Istana Presiden untuk Rakyat
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 77 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 34%
  • Publisher: 70%

Program Istana untuk Rakyat atau Istura bisa dinikmati masyarakat kembali setelah pandemi Covid-19 mereda. Setidaknya, saat ini Istana Cipanas dan Istana Tampaksiring siap menerima kunjungan. Polhuk AdadiKompas

tersebut pengunjung dapat menyaksikan Gedung Induk, yakni bangunan utama Istana Cipanas yang didirikan tahun 1742. Selain itu, juga ada pemandian air panas alam. Demikian pula Gedung Bentol di belakang Istana Cipanas yang menghadap Gunung Pangrango dan menjadi tempat Presiden pertama RI Soekarno mencari inspirasi saat menulis pidato kenegaraan.

Kala itu penggambilan gambar dilakukan di sekitar halaman Wisma Indraphrasta dengan dihadiri para pelajar dan mahasiswa di Yogyakarta. ”Istana terbuka untuk masyarakat, tujuannya pertama untuk edukasi bagi adik-adik yang masih bersekolah dan kuliah karena banyak informasi sejarah yang bisa digali dari Istana,” kata Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta Saipullah.

Program Istura dinilai sangat baik. Lebih dari itu, dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta, yang juga peneliti benda seni koleksi Presiden Soekarno, Mikke Susanto, mendorong untuk menjadikan Istana Presiden di Jakarta sebagai ruang kebudayaan. Apalagi ketika pusat pemerintahan nantinya bakal pindah ke Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

Membuka Istana Presiden bagi kunjungan masyarakat dinilai penting. ”Di dalam Museum nanti bisa dialirkan magnet-magnet tentang keindahan, kehidupan, dan kebudayaan Indonesia secara mudah. Oleh karena itu dirasa bahwa ketika istana sudah pindah ke ibu kota baru itu istana yang ditinggalkan itu akan menarik publik sebagai bagian Jakarta sebagai kota proklamasi,” tambah Mikke.

Ketika berkunjung ke Istana Presiden, masyarakat diharapkan tetap menghormati Istana sebagai bagian dari sejarah kebangsaan yang sangat penting. Karena itu, upaya untuk menjaga dan melestarikan apapun yang ada di dalam Istana menjadi kewajiban bersama. Masyarakat juga harus sadar bahwa setiap benda ataupun ruang di dalam Istana Presiden memiliki kisah-kisah yang bisa dijadikan sumber inspirasi berkarya.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

INKA Buka Program Mudik Gratis, Bisa Daftar Lewat WhatsappINKA Buka Program Mudik Gratis, Bisa Daftar Lewat WhatsappProgram ini merupakan upaya mendukung program Kementerian BUMN.
Les mer »

Resmi Dibuka, BPKH Sediakan Ribuan Kuota Arus Balik 2023Resmi Dibuka, BPKH Sediakan Ribuan Kuota Arus Balik 2023Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan meluncurkan Program Balik Kerja Bareng BPKH 2023
Les mer »

Mau Dapat Kuota Arus Balik Gratis dari BPKH? Begini CaranyaMau Dapat Kuota Arus Balik Gratis dari BPKH? Begini CaranyaBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan meluncurkan Program Balik Kerja Bareng BPKH 2023.
Les mer »

Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Keperawatan UI Raih Akreditasi Internasional AHPGStiga program studi FKM dan satu program FIK Universitas Indonesia (UI) meraih akreditasi internasional dari AHPGS.
Les mer »

Perluas Bisnis, WOM Finance Salurkan Pembiayaan Motor ListrikPerluas Bisnis, WOM Finance Salurkan Pembiayaan Motor ListrikProgram pembiayaan motor listrik itu turut mendukung program pemerintah mewujudkan sistem transportasi yang ramah lingkungan.
Les mer »

Stadion Manahan, Istana Kedua Sepak Bola IndonesiaStadion Manahan, Istana Kedua Sepak Bola IndonesiaStadion Manahan di Kota Surakarta menyimpan memori panjang bagi sepak bola modern Indonesia. Dengan wajah baru saat ini, Manahan siap menyambut era baru nan penuh catatan historis Olahraga AdadiKompas
Les mer »



Render Time: 2025-04-04 12:54:22