Harga cabai dan bawang di pasar ini terpantau turun sejak 3 hari terakhir.
Foto: Sembilan hari menjelang lebaran, di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan, pada hari ini Kamis harga cabai rawit merah turun hingga menyentuh Rp 50.000 per kg. Harga tersebut turun signifikan dibandingkan pada pekan lalu yang mencapai Rp 80.000 per kg. - Dalam hitungan hari, Hari Raya Lebaran tiba, yang diprediksi jatuh bertepatan pada tanggal 22-23 April 2023.
"Harganya Alhamdulillah dalam tiga hari ini sudah turun ya jadi Rp 50.000 per kg. Minggu kemarin masih Rp 80.000," ujar Herlina.Herlina mengatakan, turunnya harga cabai tersebut karena cabai pada masa panen berhasil diserap dengan jumlah yang banyak sehingga stok mencukupi. Selain itu, harga cabai merah keriting juga mengalami penurunan. Saat ini cabai merah keriting dibanderol Rp 40.000 per kg. Penurunan tersebut juga terjadi selama tiga hari belakangan ini, yang sebelumnya sempat mencapai Rp 50.000 per kg.
"Adanya penurunan ini pembeli jadi menambah jumlah pembeliannya, yang biasanya beli cuma 1/4 kg atau 1/2 kg saat harga naik kemarin, sekarang ini pada beli sampai 2 hingga 3 kg," tutur dia.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Jelang Lebaran Harga Cabai di Sidoarjo TurunSIDOARJO - Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, sejumlah harga bahan pokok di Sidoarjo terpantau stabil. Meski ada beberapa yang mengalami kenaikan, tetapi ada juga yang mengalami penurunan. Kalangan legislatif meminta Pemkab Sidoarjo untuk mempertahankan harga bahan pokok hingga mendekati Lebara
Les mer »
Bagaimana Pertumbuhan Harga Rumah Global 2010-2022?Menurut laporan situs Visual Capitalist berdasarkan data Bank for International Settlements (BIS), harga rumah di seluruh dunia pada triwulan II 2022 mengalami kenaikan riil sebesar 27 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2010. Kenaikan tertinggi terjadi di negara-negara maju, yakni hingga 39 persen, sedangkan di negara-negara emerging economies kenaikannya sebesar 18 persen. Penulis laporan tersebut, Ehsan Soltani, menggunakan dua indikator kenaikan, yakni harga riil dan harga nominal. Kenaikan harga riil berarti menyesuaikan dengan tingkat inflasi, dinyatakan dengan nilai relatif yang mencerminkan kemampuan membeli berdasarkan tahun yang dirujuk, dalam hal ini 2010. Sedangkan harga nominal merupakan nilai harga terkini, tanpa penyesuaian dengan inflasi. Untuk mencerminkan perbandingan kemampuan membeli barang dan jasa dengan nilai yang tetap, maka harga riil merupakan indikator yang lebih tepat dibanding harga nominal. Sebagai contoh, rumah tipe 36 di pinggiran Jakarta diasumsikan memiliki harga Rp 500 juta pada Juni 2022. Mengutip data BIS, indeks harga nominal rumah pada periode tersebut di Indonesia adalah 159,9035 dan asumsi indeks harga nominal rumah 2010 sama dengan 100. Dengan rumus: Nilai Juni 2010=Nilai Juni 2022 x Indeks Harga Juni 2010/Indeks Harga Juni 2022, maka harga nominal rumah tersebut pada 2010 adalah sekitar Rp 312,7 juta. Namun, jika ditilik dari harga riil menggunakan rumus yang sama, akan didapatkan tren yang berbeda. Dengan indeks harga riil rumah pada 2010 juga sama dengan 100 dan indeks harga riil rumah Juni 2022 adalah 98,7305, maka harga riil rumah tersebut pada Juni 2010 sebenarnya Rp 506,4 juta. Dengan kata lain, harga riil rumah pada 2022 mengalami penurunan dibanding tahun 2010. Secara nominal, harga rumah pada 2022 memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2010. Namun dengan harga riil, bisa didapatkan gambaran bahwa sebenarnya harga rumah tipe 36 pada 2022 lebih terjangkau bagi lebih banyak oran
Les mer »
Mendag Zulhas Klaim Harga Bahan Pangan Alami Tren PenurunanMenteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut bahwa harga bahan pangan cenderung turun jelang Lebaran 2023.
Les mer »
Harga Pangan Jelang Lebaran Turun, Ini Kata Pedagang PasarDewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyampaikan bahwa harga beberapa komoditas pangan saat ini cenderung mengalami penurunan.
Les mer »