Presiden Jokowi mempertimbangkan untuk menghapus sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
PIKIRAN RAKYAT - Partai Solidaritas Indonesia mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang mempertimbangkan keputusan menghapus kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru tahun depan.
Furqan AMC, selaku Ketua DPP PSI mengatakan, walaupun tujuan awal sistem zonasi PPDB ini mulia, di antaranya pemerataan akses pendidikan dan menghilangkan klasifikasi sekolah favorit dan tidak favorit, tapi dalam pelaksanaannya menimbulkan banyak masalah. Baca Juga: Pemprov Jateng Bangun Sekolah di Lahan Distan, Ganjar Pranowo: di Tawangmangu Belum Ada SMA Negeri
"Sudah otomatis banyak Calon Peserta Didik Baru yang terdiskriminasi, di mana siswa lulusan SD pada akhirnya banyak yang tidak tertampung masuk SMP," tuturnya Furqan.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Presiden Jokowi Pertimbangkan Hapus PPDBPRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) tengah mempertimbangkan untuk menghapus kebijakan seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB). Sumber:
Les mer »
Jokowi Pertimbangkan Hapus PPDB Zonasi: Dicek Mendalam Dulu Plus MinusnyaPresiden Jokowi mengakui tengah mempertimbangkan untuk menghapus PPDB sistem zonasi. Ia mengatakan kebijakan itu akan dikaji kembali secara mendalam.
Les mer »
Jokowi Pertimbangkan Hapus Kebijakan PPDB Sistem ZonasiPresiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mempertimbangkan untuk menghapus kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi.
Les mer »
Presiden Jokowi Pertimbangkan Penghapusan PPDB Sistem ZonasiPPDB sistem zonasi menuai permasalahan di sejumlah daerah dan memicu kritikan berbagai pihak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun angkat bicara mengenai hal ini....
Les mer »
Jokowi Dikabarkan Bakal Hapus PPDB, Begini SkenarionyaPresiden Jokowi dikabarkan akan menghapus kebijakan proses seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) karena banyak menimbulkan permasalahan di lapangan.
Les mer »