Akibat curah hujan yang rendah, ketinggian air tawar terbesar kedua China, terus mengalami penurunan.
Ketinggian air di danau air tawar terbesar kedua China, Dongting, yang terletak di Provinsi Hunan, China tengah, terus mengalami penurunan pada Juli akibat curah hujan yang rendah. ANTARA/Xinhua.
Pada Senin pukul 08.00 waktu setempat, ketinggian air di stasiun hidrologi Chenglingji yang ada di danau tersebut tercatat di angka 24,43 meter, atau 1,59 meter lebih rendah dibanding level yang tercatat pada 1 Juli, dan 6,12 meter lebih rendah dibandingkan rata-rata ketinggian air pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.
Menurut perkiraan departemen hidrologi setempat, curah hujan di Provinsi Hunan akan lebih rendah pada Agustus jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya, dan kekeringan hidrologis akan terjadi di beberapa daerah akibat suhu tinggi dan rendahnya curah hujan.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Kronologi Arsy Hermansyah Jatuh dari Ketinggian 2 Meter, Sesak Nafas dan Alami Luka SeriusMeski merasa kesakitan, Arsy Hermansyah masih bisa mengungkapkan kronologi dirinya jatuh dari Monkey Bar 2 meter.
Les mer »
Athan China: Militer China-RI berperan bagi stabilitas di kawasanAtase Pertahanan (Athan) China di Indonesia Kolonel Xu Sheng mengatakan bahwa hubungan militer antara China dan Indonesia telah memberikan ...
Les mer »
Provinsi Jawa Barat Jadi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di IndonesiaProvinsi Jawa Barat tahun ini menjadi lumbung pangan terbesar kedua di Indonesia. Kontribusi padi Jabar untuk kebutuhan beras tahun 2022 sebesar 9,4 ton.
Les mer »
Kabupaten Tangerang kembali Juara Umum MTQ Provinsi BantenKabupaten Tangerang kembali meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Banten.
Les mer »
Menkeu Soroti 16 Provinsi dengan Tingkat Inflasi TinggiDiperlukan kebijakan yang bisa memperkuat distribusi guna menekan biaya logistik agar inflasi dapat dikendalikan.
Les mer »