Kim Jong Un Perintahkan Peluncuran Satelit Mata-mata TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta -, pada Rabu 19 April 2023.Kim mengatakan bahwa meningkatkan kemampuan pengintaian adalah prioritas untuk melawan 'ancaman' dari Amerika Serikat dan Korea Selatan, lapor media pemerintah.Korea Utara pada Desember melakukan apa yang disebutnya sebagai uji 'fase akhir' yang penting untuk satelit mata-mata dan mengatakan akan menyelesaikan persiapan untuk peluncuran pada April.
Kim mengecam pengerahan aset strategis AS di kawasan itu sebagai upaya 'untuk mengubah Korea Selatan menjadi pangkalan maju untuk agresi dan gudang senjata untuk perang'.'Dia mengatakan bahwa kepemilikan satelit semacam itu adalah tugas utama yang harus dipenuhi untuk memperkuat angkatan bersenjata DPRK.'Sebuah foto media negara menunjukkan Kim, ditemani putrinya, berbicara dengan pejabat di depan gambar buram dari satelit yang terlihat.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Kim Jong-Un Perintahkan Peluncuran Satelit Pengintaian Militer |Republika OnlineKorut telah selesai membangun satelit pengintaian militer pertamanya
Les mer »
Sekjen PBB Kecam Peluncuran Rudal Korut'Sekjen menegaskan kembali seruannya kepada DPRK untuk segera menghentikan aksi mereka yang menyebabkan ketidakstabilan di dunia.'
Les mer »
SpaceX Batalkan Peluncuran Pertama Roket Starship, Ini Pemicunya |Republika OnlineSpaceX menunggu minimal 48 jam sebelum mencoba peluncuran berikutnya.
Les mer »
SpaceX berencana kembali lakukan peluncuran roket Starship 20 AprilSpaceX kini menargetkan untuk melaksanakan peluncuran roket Starship pada Kamis (20/14) setelah upaya pertama dibatalkan pada Senin (17/4). Peluncuran yang ...
Les mer »
SpaceX Targetkan Peluncuran Starship Berikutnya 20 AprilSebelumnya SpaceX mencoba meluncurkan misi pada 17 April 2023, tetapi gagal.
Les mer »
Kasad Perintahkan Anggota Siapkan Pasukan untuk Operasi Penyelamatan Pilot Susi Air | merdeka.comTNI AD juga akan melakukan evaluasi pasca-terjadi penyerangan oleh KST terhadap prajurit TNI di Papua yang mengakibatkan gugurnya Pratu Miftahul Arifin.
Les mer »