Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak tak menampik pihaknya sudah menetapkan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.
Meski demikian, Johanis meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari pihaknya.
Dia mengaku tak bisa berbicara banyak sebelum ada keputusan dari pimpinan KPK lainnya. Dia takut akan menjadi masalah jika membeberkannya di luar konferensi pers. "Kemudian ada tidak menerima mobil dan uang? Ini juga tentunya akan didalami dulu setelah penyidik atau penyelidik mendapatkan suatu data konkret dan info konkret, barulah kemudian akan ditindaklanjuti, dirapatkan, baru kemudian diumumkan secara terbuka seperti saat ini," kata dia.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Kapan KPK Menetapkan Tersangka dan Menjebloskan Sekretaris MA Hasbi Hasan ke Tahanan?Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar rapat untuk menindak Sekretaris MA Hasbi Hasan.
Les mer »
Soal Status Tersangka Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan, KPK: Tunggu Pengumuman ResmiWakil Ketua KPK Johanis Tanak enggan memberi konfirmasi soal status tersangka Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan. Belum saatnya dibuka.
Les mer »
Usai Dikabarkan Jadi Tersangka di KPK, Ternyata Hasbi Hasan Tak Lapor LHKPN Selama 3 TahunSekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan sejauh ini dikabarkan menjadi tersangka dengan dugaan suap dengan tersangka eks hakim agung Gazalba Saleh.
Les mer »
KPK Pastikan Status Hukum Sekretaris MA Segera DiumumkanKPK memastikan status hukum Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan segera resmi diumumkan. - Halaman 1
Les mer »
Pimpin Juragan, Eks Sekretaris Militer Presiden siap Garap Jutaan Pemilih demi GanjarMayjen (Purn) TB Hasanuddin mendeklarasikan Jaringan Sukarelawan untuk Ganjar atau Juragan demi memenangkan bakal capres dari PDIP tersebut di Pilpres 2024.
Les mer »
Rebut Kursi DPR dari Jateng, Ketum PAN Zulkifli Hasan Turun TanganPada Pemilu 2019, PAN kehilangan 8 kursi DPR dari Jawa Tengah. Menghadapi Pemilu 2024, Ketum PAN Zulkifli Hasan diturunkan di Jateng, untuk merebut kembali kursi-kursi yang hilang tersebut. Polhuk AdadiKompas
Les mer »