Krisis Perbankan Hambat Pemulihan Ekonomi Global

Norge Nyheter Nyheter

Krisis Perbankan Hambat Pemulihan Ekonomi Global
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 94 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 41%
  • Publisher: 92%

PADA harian ini edisi 24 Maret 2023, penulis menuangkan opini berjudul Mencegah Risiko Sistemik di Sektor Perbankan.

Asumsinya ialah bahwa kasus-kasus perbankan di Amerika Serikat dan Eropa yang terkuak pada awal Maret lalu akan menghambat prospek ekonomi global jika efek rambatannya tidak bisa dicegah.

Sementara itu, inflasi utama global akan turun dari 8,7% pada 2022 menjadi 7,0% pada 2023 didukung oleh harga komoditas yang lebih rendah, meskipun inflasi inti mungkin akan menurun lebih lambat. Alhasil, kembalinya inflasi ke target sasaran tidak mungkin terjadi sebelum 2025 di sejumlah negara. Kedua, dalam jangka pendek, IMF berharap pertumbuhan global sebesar 2,8% tahun ini dan 3% pada 2024, sedikit di bawah perkiraan IMF pada Januari lalu. Ketiga, perkiraan WEO 2023 dan 2024 tersebut sudah mendasarkan pada asumsi bahwa tekanan sektor keuangan baru-baru ini terkendali. Artinya, jika eskalasi krisis perbankan di AS dan Eropa berlanjut, mungkin saja outlook perekonomian global akan lebih buruk.

Maka, karena beberapa kasus bank regional di AS, IMF melihat ekonomi AS akan tumbuh 1,6% tahun ini dan zona euro 0,8%. Namun, Inggris terlihat berkontraksi 0,3%. Berbanding terbalik dengan AS dan Eropa, PDB Tiongkok diperkirakan tumbuh 5,2% pada 2023, dan India 5,9%. Sementara itu, ekonomi Rusia -yang mengalami kontraksi lebih dari 2% pada 2022- akan tumbuh 0,7% tahun ini.

Kekhawatiran tentang prospek ekonomi global dan kawasan telah meningkat menyusul kegagalan pada Maret lalu ketika Silicon Valley Bank dan Signature Bank , dua pemberi pinjaman regional AS, dan hilangnya kepercayaan pada Credit Suisse yang jauh lebih besar, yang 'dilepas' ke saingannya UBS dalam kesepakatan penyelamatan yang didukung pemerintah Swiss.

Dalam laporan terpisah, IMF mengatakan bahwa sementara kenaikan suku bunga acuan yang cepat menekan bank dan perusahaan keuangan lainnya, tetapi ada perbedaan mendasar dari krisis keuangan global 2008. Bank-bank sekarang memiliki lebih banyak modal untuk dapat menahan guncangan. Mereka juga telah membatasi pinjaman berisiko karena peraturan yang lebih ketat selaras dengan prinsip kehati-hatian.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

Tujuh Pasar Tumpah Bisa Hambat Arus KendaraanTujuh Pasar Tumpah Bisa Hambat Arus KendaraanPemetaan pusat kerawanan libur Lebaran 1444 Hijriyah dilakukan Pemkab Pacitan. Empat titik fokus operasi bakal ditingkatkan pengawasannya sambut para pemudik dan pelancong tersebut. Mulai rawan banjir dan tanah longsor, pasar tumpah, kecelakaan hingga kerawanan destinasi wisata.
Les mer »

IMF: Risiko stabilitas keuangan tak boleh hambat perangi inflasiIMF: Risiko stabilitas keuangan tak boleh hambat perangi inflasiBank-bank sentral tidak boleh menghentikan perjuangan mereka melawan inflasi karena risiko stabilitas keuangan terlihat "sangat terkendali", ...
Les mer »

Stigma Hambat Penanganan Tuberkulosis Resisten ObatStigma Hambat Penanganan Tuberkulosis Resisten ObatPasien tuberkulosis resisten obat masih menghadapi stigma negatif dari masyarakat. Kondisi Ini dapat menghambat pengobatan pasien. Kesehatan AdadiKompas
Les mer »

DPR: Polemik di KPK Tak Boleh Hambat Pengusutan Kasus Korupsi di Ditjen MinerbaDPR: Polemik di KPK Tak Boleh Hambat Pengusutan Kasus Korupsi di Ditjen MinerbaDPR berharap polemik di KPK tidak menghambat pengusutan kasus korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Ditjen Minerba, Kementerian ESDM.
Les mer »

Ulah Mafia Tanah Hambat Pendataan LahanUlah Mafia Tanah Hambat Pendataan LahanUlah mafia tanah dapat menghalangi upaya pemerintah untuk melakukan pendataan bidang tanah menuju Indonesia lengkap. Karena itu, komitmen bersama dari semua pihak sangat dibutuhkan guna memberantas mafia tanah. Nusantara AdadiKompas
Les mer »

Aset Perbankan UEA Naik 11,5 Persen |Republika OnlineAset Perbankan UEA Naik 11,5 Persen |Republika OnlineTotal kredit bank juga meningkat 4,1 persen secara tahunan.
Les mer »



Render Time: 2025-04-06 20:56:23