RADARSEMARANG.ID - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qur'an Buaran Asy-Syafi'i Kota Pekalongan sudah mulai libur. Sebagian besar santri sudah kembali ke rumah. Masih ada beberapa yang masih tinggal di pondok karena belum dijemput keluarganya. Komplek Ponpes Al Qur'an Buaran Asy-Syafi'i Kota Pekalongan
– Pondok Pesantren Al Qur’an Buaran Asy-Syafi’i Kota Pekalongan sudah mulai libur. Sebagian besar santri sudah kembali ke rumah. Masih ada beberapa yang masih tinggal di pondok karena belum dijemput keluarganya.Jawa Pos Radar Semarang
“Iya itu keluarga santri yang menjemput. Ponpes sudah masuk masa libur ini,” kata tukang parkir sebuah ruko di dekat ponpes. Satu dari santri yang duduk menunduk itu bernama Muhammad Nurul Khikam. Usianya 15 tahun. Sudah dua tahun nyantri di ponpes ini. “Saya lagi nunggu dijemput bapak. Sepertinya masih di perjalanan,” katanya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Dirut PAM Jaya: Pembangunan IPA Buaran III Ditargetkan Selesai pada 2025 |Republika OnlineHingga 2030, PAM Jaya melakukan perluasan jaringan pipa hingga 4.500 kilometer.
Les mer »
PAM Jaya Targetkan Pembangunan IPA Buaran III Rampung Tahun 2025Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) menargetkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III rampung di tahun 2025.
Les mer »
Lakukan Groundbreaking IPA Buaran III, PAM Jaya Targetkan Tambah 250 Ribu PelangganCakupan layanan air bersih perpipaan di Jakarta akan bertambah kurang lebih 250 ribu hingga 300 ribu sambungan baru.
Les mer »
Izin Pondok Pesantren di Batang Akan Dicabut Jika Pimpinan Ponpes Terbukti Lakukan PencabulanIzin Pondok Pesantren di Batang Akan Dicabut Jika Pimpinan Ponpes Terbukti Lakukan Pencabulan: Pencabulan 14 santriwati di Pondok Pesantren Bandar Kabupaten Batang yang dilakukan pengasuh ponpes tersebut bernama Wildan Mashuri Aman.
Les mer »
Santriwati Korban Perkosaan Pengasuh Ponpes Batang Bisa BertambahPengasuh ponpes di Batang, Wildan Masyuri (57) mencabuli dan memperkosa belasan santriwati. Kapolda Jawa Tengah menyebut kemungkinan korban lebih banyak. Via detik_jateng
Les mer »
Momen Ganjar Pranowo Marahi Pengasuh Ponpes Al-MinhajGubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memarahi pengasuh Ponpes Al-Minhaj, KH Wildan Mashuri Amin.
Les mer »