Masyarakat Desak Pemberi Instruksi Penembak Warga Seruyan Ditangkap

Norge Nyheter Nyheter

Masyarakat Desak Pemberi Instruksi Penembak Warga Seruyan Ditangkap
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 70%

Dukungan warga Desa Bangkal di Kabupaten Seruyan, Kalteng, mengalir. Ratusan orang berunjuk rasa di Polda Kalteng. Mereka bahkan menuntut pemberi instruksi tembak untuk diadili.

Aliansi Masyarakat Dayak Peduli Bangkal gelar aksi di depan kantor Polda Kalteng di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin . Mereka mendesak polisi yang diduga memberi instruksi menembak untuk diadili di depan hukum pun hukum adat.

Mereka datang dari sejumlah daerah, seperti Barito Timur, Barito Selatan, Kapuas, dan wilayah lainnya di Kalteng. Mereka menunjukkan beberapa atribut unjuk rasa, mulai dari baliho hingga pamflet, bahkan mereka juga menggunakan ikat kepala merah sebagai bentuk amarah juga kepedulian mereka terhadap tragedi tersebut.Aparat Polda Kalteng menjaga proses olah TKP di lokasi kejadian penembakan warga Seruyan hingga satu orang tewas tertembak.

Edoth dan orator lainnya menegaskan satu hal yang sama, yakni mereka mendesak aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku penembakan yang mereka duga kuat merupakan anggota kepolisian. ”Kalau kasus polisi tembak polisi bisa terungkap, kasus ini pasti bisa diungkap,” katanya. Unjuk rasa itu dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Peserta unjuk rasa diterima oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kalteng Komisaris Besar Raden Fery Indramawan dan Kepala Kepolisian Resor Kota Palangkaraya Kombes Budi Santosa.Terdapat beberapa tuntutan aliansi tersebut seperti pemberhentian Kapolda Kalteng dan Kapolres Seruyan, lalu menghukum pemberi instruksi menembak warga tak hanya lewat hukum negara, tetapi juga hukum adat.

”Sampai saat ini baru 45 orang dari pihak pengamanan yang diperiksa dan akan terus melakukan pemeriksaan, juga pihak warga,” katanya.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

45 Polisi Diperiksa Polda Kalteng soal Demo Berujung Ricuh di Seruyan45 Polisi Diperiksa Polda Kalteng soal Demo Berujung Ricuh di SeruyanPuluhan anggota polisi tersebut diperiksa karena melakukan pengamanan saat demo tersebut dilakukan.
Les mer »

Mutasi Kapolda Kalteng dan Kapolres Seruyan murni pembinaan karirMutasi Kapolda Kalteng dan Kapolres Seruyan murni pembinaan karirKapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Nanang Avianto dan Kapolres Seruyan AKBP Ampi Mesias Von Bulow yang dimutasi oleh Kapolri bukan imbas adanya ...
Les mer »

YLBHI Ungkap Kasus Polisi Vs Warga Seruyan: Dipukul Senjata, DitamparYLBHI Ungkap Kasus Polisi Vs Warga Seruyan: Dipukul Senjata, DitamparYLBHI dan 14 organisasi masyarakat sipil lainnya mengungkap dugaan penganiayaan warga Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah.
Les mer »

Jokowi soal Capres yang Didukungnya: Jangan Desak-desak, Orangnya Gak Ada di Sini!Jokowi soal Capres yang Didukungnya: Jangan Desak-desak, Orangnya Gak Ada di Sini!Presiden Jokowi membuka Rakernas Projo yang agenda awalnya pembacaaan deklarasi capres. Namun, Ketum Gerindra Prabowo Subianto tak hadir di Rakernas tersebut.
Les mer »

KontraS Ungkap 6 Temuan Bentrok di Seruyan, Sentil Investasi JokowiKontraS Ungkap 6 Temuan Bentrok di Seruyan, Sentil Investasi JokowiKontras merinci 6 temuan awal dalam bentrok berujung warga tewas di Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah dengan aparat polisi.
Les mer »

Kontras Temukan Fakta-fakta Represif Aparat Di Peristiwa Seruyan: Ada Instruksi Tembak LangsungKontras Temukan Fakta-fakta Represif Aparat Di Peristiwa Seruyan: Ada Instruksi Tembak LangsungAksi demonstrasi di Seruyan sendiri dipicu, akibat warga merasa dibohongi dengan janji PT HMBP yang bakal memberikan lahan plasma untuk warga sebanyak 20 persen
Les mer »



Render Time: 2025-02-27 17:32:45