Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta pemerintah Sudan melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak konflik militer bersenjata di negara itu.
Tangkapan layar - Menlu RI Retno Marsudi saat menyampaikan keterangan pers secara daring mengenai perlidungan WNI di Sudan, Kamis . ANTARA/Yashinta Difa.
Menanggapi kecenderungan eskalasi konflik, kata Retno, KBRI Khartoum terus melakukan komunikasi dan permintaan perlindungan WNI kepada Kementerian Luar Negeri Sudan. Sampai saat ini, kata Menlu Retno, situasi di Sudan tidak membaik dan bahkan cenderung terjadi eskalasi. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia , korban meninggal mencapai 300 jiwa dan korban luka sudah lebih dari 3.000 orang.“Perkembangan ini menimbulkan keprihatinan yang sangat dalam dan kewaspadaan yang sangat tinggi,” ujar dia.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Retno Marsudi Kontak Menlu Sudan, Upayakan Evakuasi 1.209 WNIMenteri Luar Negeri Retno Marsudi berupaya menggapai Khartoum dan memimpin langsung rapat koordinasi persiapan evakuasi WNI di Sudan.
Les mer »
Menlu Retno Ungkap 43 dari 1.209 WNI di Sudan Telah Dievakuasi ke KBRI KhartoumMenlu Retno mengatakan bahwa jumlah WNI yang tercatat di KBRI di Khartoum adalah sebanyak 1.209 orang.
Les mer »
Menlu Retno Siapkan Evakuasi WNI Dari Sudan, Tapi Tunggu Jeda Kemanusiaan“Jeda kemanusiaan akan menjadi kunci bagi pelaksanaan evakuasi dan keberlanjutan bantuan kemanusiaan,” kata Menlu Retno.
Les mer »
Konflik di Sudan Memanas, Menlu Retno Desak DK PBB Gelar Pertemuan DaruratIndonesia melalui Kemlu RI mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan pertemuan darurat membahas konflik di Sudan.
Les mer »
Aisyah Tunggu Kabar Mushab, Mahasiswa Indonesia di Tengah Konflik di Sudan: Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNIKonflik di Sudan tentu membuat cemas keluarga mahasiswa Indonesia yang tengah berkuliah di Khartoum. Harapan mereka, pemerintah segera evakuasi WNI.
Les mer »