Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan telah menyelesaikan 115 perkara tindak pidana sektor jasa keuangan di Indonesia. Kepala Departemen Penyidikan ...
Saat ini kita sudah menyelesaikan 115 perkara sejak 2016 di OJK dan kebanyakan itu tindak pidana perbankan
Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK Tongam L. Tobing di Batam, Kepulauan Riau, Rabu, mengatakan dari 115 perkara tersebut, dua di antaranya persoalan di Provinsi Kepri. Dalam menangani tindak pidana sektor jasa keuangan, saat ini OJK memiliki 16 penyidik, di antaranya 11 orang berasal dari Polri, lima orang lainnya adalah Penyidik Pegawai Negeri Sipil ."Hal ini menjadi perhatian bagi pelaku industri jasa keuangan tentunya bahwa OJK itu akan tetap bergerak untuk membasmi kejahatan. Ini juga memberikan gambaran supaya mereka tidak melakukan kegiatan tindak pidana di bidang keuangan," ujar dia.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
OJK Godok Aturan Bullion Emas, Modal Minimum Bakal Rp3 TOtoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyusun peraturan OJK (POJK) terkait penyelenggaraan kegiatan usaha bullion
Les mer »
OJK Luncurkan Peta Jalan Penguatan Asuransi 2023-2027Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan peta jalan pengembangan dan penguatan perasuransian Indonesia 2023-2027.
Les mer »
Berkaca Kasus Kanjuruhan, OJK Bakal Atur Asuransi WajibOtoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal mengatur asuransi wajib guna mendorong tingkat penetrasi di masyarakat.
Les mer »
OJK: Kinerja industri jasa keuangan di Bali menguatOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara mencatat kinerja industri jasa keuangan (IJK) di Provinsi Bali posisi Agustus 2023 terjaga ...
Les mer »
OJK sosialisasi tindak pidana sektor jasa keuangan di KepriOtoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan sosialisasi terkait tindak pidana sektor jasa keuangan kepada jajaran kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Kepulauan ...
Les mer »