Penjelasan mengapa jumlah pengguna TikTok di Indonesia sangat banyak, Tetapi pusat data atau data center justru di Malaysia
Meskipun jumlah pengguna TikTok di Indonesia sangat banyak, tetapi pusat data atau data center justru di Malaysia. Berikut ini penjelasannya.
Sebagai informasi, pada 2012 lalu, pemerintah pernah membuat Peraturan Pemerintah nomor 82 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. “PP nomor 82 pasal 17 ayat 26 menyatakan semua perusahaan yang menyediakan layanan publik di Tanah Air ini harus memiliki data center dan disaster recovery center di Indonesia. Tetapi direlaksasi, di mana pemerintah membagi data hanyalah dua, data privat dan data publik,” ujar Hendra.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Ekonom Indef Ini Minta Pemerintah Waspadai Ekspansi TikTok di Indonesia, Kenapa?Ekonom Indef, Izzudin Al Farras Adha, menyebutkan pemerintah Indonesia perlu lebih waspada akan ekspansi TikTok di Tanah Air. Ini sebabnya.
Les mer »
Jude Bellingham & Pemain Keturunan Indonesia Debut Saat Real Madrid Comeback Atas AC Milan | Goal.com IndonesiaReal Madrid mengawali pramusim mereka dengan meraih kemenangan 3-2 atas AC Milan di Amerika Serikat.
Les mer »
PSSI Berencana Ajak Jerman Lawan Timnas Indonesia Di FIFA Matchday | Goal.com IndonesiaUsaha PSSI supaya timnas Indonesia mendapatkan lawan yang berkualitas pada FIFA Matchday terus dilakukan. Federasi sepakbola Tanah Air tersebut berencana skuad Garuda menghadapi Jerman. Indonesia Jerman FIFAMatchday
Les mer »
Ketidakpastian Global Tinggi tapi Ekonomi RI Malah Ngegas, Kok Bisa?BI memandang perekonomian Indonesia pada kuartal II-2023 akan lebih baik dibandingkan perkiraan sebelumnya. Begini penjelasannya.
Les mer »