BRI masih menjadi penyumbang terbesar yakni 61 persen dari total KUR nasional.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Penyaluran kredit usaha rakyat pada awal tahun ini atau kuartal I/2023 terpantau lambat. Dari alokasi setahun penuh yakni Rp450 triliun, penyaluran KUR baru terealisasi Rp25 triliun hingga Maret 2023.
Dengan begitu, per Januari semua bank belum bisa salurkan KUR."Praktis bank penyalur per Januari kemarin belum bisa salurkan KUR karena kebijakan belum ada," kata Supari dalam konferensi pers beberapa waktu lalu. "Kalau ada informasi yang menggiring opini, bahwa BRI tidak mau salurkan KUR, informasi itu sesat, karena sampai Maret 2023, KUR nasional dikontribusikan BRI," ungkap Sunarso.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Penyaluran KUR Dinilai Lamban, Ini Penjelasan BRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mengklarifikasi terhadap isu penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dinilai lamban.
Les mer »
BRI Salurkan KUR Kuartal I 2023 Rp 14,98 T, 61 Persen dari Total NasionalBRI mencatat telah menyalurkan Rp 14,98 triliun Kredit Usaha Rakyat terhitung per Maret 2023.
Les mer »
Resesi Masih Menghantui, BRI Tetap Optimistis Kredit Tumbuh hingga 12%Kredit BRI tahun ini diproyeksikan akan mampu tumbuh di level 10%-12%. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). PT Bank...
Les mer »
BI Catat Total Penyaluran Kredit Rp6.424 T di Momen RamadanPertumbuhan kredit di bulan Ramadan melambat. Ada apa nih?
Les mer »
Top! Penyaluran Naik, Kredit Macet BRI Malah Turun Jadi 2,86%PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat penyaluran kredit tumbuh positif, ini rahasianya
Les mer »