Asosiasi industri pembayaran dan kliring China memberi peringatan kepada masyarakat agar tidak menggunakan chatbot kecerdasan buatan ChatGPT besutan OpenAI.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi industri pembayaran dan kliring China memberi peringatan kepada masyarakat agar tidak menggunakan chatbot kecerdasan buatan ChatGPT besutan OpenAI yang didukung oleh Microsoft.
Meskipun penduduk China tidak dapat membuat akun OpenAI, pengguna dapat mengakses ChatGPT menggunakan jaringan virtual pribadi atau VPN dan nomor telepon asing untuk ‘mengakali’ pembatasan tersebut.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Mengenal SenseTime, Saingan ChatGPT dari China yang Didukung AlibabaChina mengeluarkan kecerdasan buatan bernama SenseTime untuk menyaingi ChatGPT dari OpenAI.
Les mer »
CEO OpenAI Rayu Jepang untuk Pertimbangkan Adopsi ChatGPTChief Executive Officer (CEO) OpenAI Sam Altman merayu pemerintah Jepang agar mengadopsi teknologi kecerdasan buatan.
Les mer »
2 Minggu Jack Ma di China, Alibaba Luncurkan Pesaing ChatGPTJack Ma pulang ke China bikin Alibaba gaspol luncurkan pesaing ChatGPT. Seperti apa? Simak!
Les mer »
Seng Ada Lawan, 99% Investor Pabrik Nikel Cs RI dari China!Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) membeberkan bahwa mayoritas investor pabrik nikel di Indonesia berasal dari China.
Les mer »
Alibaba jadi Raksasa Teknologi Baru yang Rilis Chatbot AIAlibaba Group Holding pada hari Selasa meluncurkan Tongyi Qianwen, model bahasa AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan) yang mirip dengan ChatGPT milik OpenAI.
Les mer »
Turnitin Luncurkan Teknologi AI Deteksi Tulisan ChatGPT di Kalangan SiswaTurnitin mulai menggarap kemampuan deteksi untuk GPT3, teknologi yang mendasari banyak aplikasi penulisan berbasis AI, sejak sekitar dua tahun sebelum ChatGPT dirilis.
Les mer »