Sahroni menyayangkan pernyataan Alexander Marwata soal aliran uang dugaan korupsi SYL mengalir ke NasDem. Ia menilai pernyataan itu tendensius.
Demikian diutarakan Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad Sahroni dalam konferensi pers di markas NasDem, Jakarta Pusat, Sabtu .
Sahroni menegaskan Partai NasDem tak pernah meminta agar menterinya melakukan tindak pidana korupsi. Ia menyatakan akan menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK dengan tersangka SYL."Kita hormati proses hukum itu, kita ikuti prosesnya tapi jangan seolah-olah menjustifikasi kita itu menyuruh seseorang untuk korupsi dan menyetorkan itu kepada kami ke bendahara partai politik," ujarnya.
"Sejauh ini ditemukan juga aliran penggunaan uang sebagaimana perintah SYL yang ditujukan untuk kepentingan Partai NasDem dengan nilai miliaran rupiah dan KPK akan terus mendalami," kata Alex. Uang itu diperoleh dari penarikan sejumlah uang dari unit eselon I dan II Kementan dalam bentuk penyerahan tunai, transfer rekening bank hingga pemberian dalam bentuk barang maupun jasa. Ada juga uang dari para vendor yang mendapatkan proyek di Kementan.KPK lantas menahan SYL dan Hatta selama 20 hari pertama terhitung mulai hari ini hingga 1 November 2023 di Rutan KPK.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Sudah Cek Rekening Resmi Partai NasDem, Sahroni Bantah Terima Aliran Dana Korupsi dari SYLAhmad Sahroni mengklaim sudah memeriksa rekening DPP Partai NasDem untuk memastikan tidak ada aliran dana yang disebut dari SYL.
Les mer »
Sahroni Bantah Aliran Miliaran Rupiah ke NasDem dari SYL: Seolah-olah Kita Ini Busuk BangetSahroni mengatakan, Jumat malam begitu KPK menyebut ada aliran uang miliaran rupiah ke partai, dia langsung mengecek rekening partai.
Les mer »