t 2023 09:08 WIBPemburu liar yang membakar lahan di Taman Nasional Way Kambas masih diburu polisi.
Diduga mereka menggunakan obat nyamuk untuk membakar lahan hingga menyebabkan 200 hektare lahan hangus.
"Dugaan kami saat ini sama ya, karena waktu sebelum Covid-19 melanda itu kami pernah mendapati pembakaran lahan menggunakan obat nyamuk," ujar Hermawan, Sabtu .Kata dia, para pemburu liar sengaja memakai obat nyamuk bakar karena api tidak cepat membesar tapi bertahan lama. Para pemburu itu punya cukup waktu untuk melarikan diri sebelum api membesar dan terdeteksi oleh pihak pengelola.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Presiden Tegaskan Pakai Obat Dalam Negeri, Sayangnya Fitofarmaka Belum Masuk JKNPresiden Jokowi sudah menegaskan dukungan terhadap penggunaan produk dalam negeri, termasuk untuk sektor kesehatan dan obat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022.
Les mer »
Panglima TNI Tegaskan Tak Pakai Kekuatan Militer Bebaskan Pilot Susi Air: Kami Pakai Cara-cara SmartPanglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk membebaskan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens
Les mer »
Polisi sebut empat pemburu tewas di hutan Garut akibat tertimpa pohonKepolisian Resor Garut menyampaikan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan keluarga bahwa penyebab empat orang yang tewas saat melakukan kegiatan ...
Les mer »
Empat Orang Pemburu Tewas di Gunung Cikolak Garut, Berhasil DievakuasiBerita Empat Orang Pemburu Tewas di Gunung Cikolak Garut, Berhasil Dievakuasi terbaru hari ini 2023-10-06 15:48:42 dari sumber yang terpercaya
Les mer »
Empat Pemburu Tewas di Hutan Garut karena Ini, Satu Orang Luka BeratPolisi masih mendalami kasus itu dengan memintai keterangan sejumlah saksi.
Les mer »
Polisi Kantongi Identitas Pemburu Liar Pembakar TN Way KambasPolres Lampung Timur selidiki kebakaran Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Polisi mengklaim sudah mengantongi identitas para pelaku pembakaran.
Les mer »