Singkong Berkembang Biak dengan Cara Apa? Pahami Perkembangbiakan Vegetatif Alami dan Buatan

Norge Nyheter Nyheter

Singkong Berkembang Biak dengan Cara Apa? Pahami Perkembangbiakan Vegetatif Alami dan Buatan
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 83%

Singkong berkembang biak dengan cara vegetatif alami dan vegetatif buatan.

Liputan6.com, Jakarta Singkong berkembang biak dengan cara? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, penting bagi kita untuk memahami cara tumbuhan berkembang biak. Secara alami, tumbuhan berkembang biak dengan dua cara, yakni perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegetatif.

Meski demikian, bisa juga singkong berkembang biak dengan cara lain, yakni dengan cara buatan. Untuk memahami lebih dalam singkong berkembang biak dengan cara apa, simak penjelasan selengkapnya berikut ini seperti yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis . 2 dari 4 halamanPerkembangbiakan Tumbuhan Secara AlamiSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, singkong berkembang biak dengan perkembangbiakan vegetatif, yakni perkembang biakan tanpa proses perkawinan.

3. Merunduk Merunduk adalah metode perkembangbiakan di mana ranting pohon yang lentur ditekuk ke tanah dan ditimbun dengan tanah. Setelah tumbuh tunas baru, ranting ini dipotong untuk membentuk pohon baru. Tanaman yang dikembangbiakkan dengan cara merunduk adalah tanaman yang memiliki batang yang menjulur, lentur, dan dekat dengan tanah, seperti apel, alamanda, anggur, dan arbei.

1. Penanaman Stek Singkong berkembang biak dengan cara stek. Cara paling umum untuk mengembangbiakkan singkong adalah dengan menggunakan stek. Cara ini dilakukan dengan memotong batang singkong yang sehat menjadi potongan-potongan sekitar 15-20 cm panjangnya yang mengandung setidaknya satu mata pertumbuhan atau tunas. Kemudian, potongan-potongan ini ditanam dalam tanah dengan tunas menghadap ke atas. Setelah beberapa minggu, tunas akan tumbuh menjadi tanaman singkong baru.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

7 Cara Bersihkan Parutan Keju, Pakai Singkong atau Lemon7 Cara Bersihkan Parutan Keju, Pakai Singkong atau LemonSimak tujuh cara membersihkan parutan keju dari sisa makanan. Kamu bisa menggunakan singkong atau lemon sebagai bahan dapur untuk membersihkannya.
Les mer »

Jangan Khawatir, Ini Cara Atasi Bruntusan di Hidung Mulai dari Cara Alami Hingga LaserJangan Khawatir, Ini Cara Atasi Bruntusan di Hidung Mulai dari Cara Alami Hingga LaserBruntusan termasuk masalah pada kulit wajah yang kerap dikeluhkan. Tentunya bruntusan membuat seseorang menjqadi kurang percaya diri.
Les mer »

Wabup Biak: Batik Papua bagian identitas budaya NusantaraWabup Biak: Batik Papua bagian identitas budaya NusantaraWakil Bupati Biak Numfor, Papua Calvin Mansnembra mengatakan pakaian batik motif apapun termasuk ciri khas Papua merupakan bagian identitas budaya Nusantara ...
Les mer »

Perairan Teluk Cenderawasih Biak menjadi sumber pangan nutrisi anakPerairan Teluk Cenderawasih Biak menjadi sumber pangan nutrisi anakPerairan Teluk Cenderawasih, di Kabupaten Biak Numfor, Papua menyimpan beragam potensi perikanan dan telah menjadi sumber pangan nutrisi dalam pemenuhan gizi ...
Les mer »

Ingin Sempurnakan Kekuatan Tim, PSBS Biak Bakal Datangkan 3 Pemain SeniorIngin Sempurnakan Kekuatan Tim, PSBS Biak Bakal Datangkan 3 Pemain SeniorJPNN.com : PSBS Biak ingin menambah kekuatan dengan merekrut nama-nama beken untuk mengarungi Liga 2 musim 2023/24
Les mer »

Teknologi Terus Berkembang, Kemenkominfo dan KWI Dorong Peningkatan Literasi DIgitalTeknologi Terus Berkembang, Kemenkominfo dan KWI Dorong Peningkatan Literasi DIgitalBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Les mer »



Render Time: 2025-02-28 19:55:49