Pengamat meminta pemerintah tidak memaksakan LRT Jabodebek segera beroperasi komersial sebelum memastikan sistem operasinya berjalan dengan baik.
yang berjumlah 31 rangkaian diketahui memiliki spesifikasi sistem yang berbeda-beda sehingga harus diperbarui.
Oleh karenanya, dia meminta pemerintah tidak memaksakan LRT Jabodebek segera beroperasi komersial sebelum memastikan sistem operasinya berjalan dengan baik. "Bikin angkutan umum itu faktor utama adalah keselamatan. Kalau keselamatannya terancam, sampai kapanpun jangan dijalankan, itu rule of the time-nya," ucapnya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Disebut 'Salah Desain', Pengamat Pastikan Longspan LRT Jabodebek Tak MembahayakanWakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, terdapat kesalahan desain dalam pembangunan 'longspan' di tikungan jalur LRT Jabodebek.
Les mer »
Jembatan LRT Jabodebek Bermasalah, Pengamat: Rencana Tak Matang dan Potensi Biaya TambahanPengamat kebijakan publik Achmad Nur Hidayat mengatakan persoalan jembatan LRT Jabodebek disebabkan perencanaan yang tak matang.
Les mer »
Soal Desain Longspan LRT Jabodebek, Pengamat: Dulu Mau Dilebarkan, tapi Nabrak Gedung hingga 'Busway'Longspan LRT Jabodebek dituding salah desain, pengamat menilai justru sudah optimal. Ini alasannya.
Les mer »
Longspan LRT Jabodebek Salah Desain? MTI Ungkap Tantangan Pembangunan di Kawasan PerkotaanJembatan lengkung itu tidak terlalu masalah sepanjang kecepatan laju LRT Jabodebek rendah, karena tikungannya tajam.
Les mer »
Jajal LRT Jabodebek, Heru Budi: Yang Perlu Diperbaiki Secepatnya DikerjakanHeru Budi mendampingi Presiden Jokowi menjajal LRT Jabodebek. Heru mengatakan hal-hal yang perlu diperbaiki akan dikerjakan secepatnya.
Les mer »
Longspan LRT Jabodebek yang Disebut Salah Desain, Ternyata Raih Dua Rekor Muri Sekaligus pada 2019Longspan di lintasan LRT Jabodebek pada persimpangan Jalan HR Rasuna Said dan Gatot Subroto meraih dua penghargaan sekaligus dari Muri.
Les mer »