Solidaritas Artifisial dalam Negara Kesejahteraan

Norge Nyheter Nyheter

Solidaritas Artifisial dalam Negara Kesejahteraan
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 64 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 70%

Wujud negara kesejahteraan yang dibutuhkan Indonesia harus lebih dari sekadar menyelesaikan masalah komodifikasi atas hak kesejahteraan, dan juga mengintegrasikan sebanyak mungkin individu ke dalam ekonomi pasar. Opini AdadiKompas

Cikal bakal disfungsi sistem kekerabatan ini dapat ditelusuri bersamaan dengan revolusi industri dua abad lalu. Sebelum industrialisasi berlangsung, sistem produksi masih diatur dalam lingkup komunal terbatas untuk sekadar bertahan hidup para anggotanya. Cara kerjanya pun diatur secara kolektif, dengan jam kerja yang fleksibel dan berorientasi pada kemakmuran komunitas.yang berkembang juga tidak jauh beda.

Ilustrasi terbaik dapat ditemukan dalam sektor kesehatan. Dahulu, banyak penyakit yang biaya pengobatannya tidak sampai harus menjual harta benda. Namun, kini jenis penyakit yang diderita manusia menjadi kian beragam. Memang tidak menular, tetapi biaya pengobatannya menjadi sangat mahal. Misalnya, penyakit jantung koroner, kanker, dan diabetes, yang kini umum diidap masyarakat.

Catatan-catatan historis hampir semua sepakat bahwa orang-orang yang hidup pada masa awal berakhirnya Perang Dunia II bergandeng tangan untuk mendukung ide negara kesejahteraan. Catatan-catatan historis hampir semua sepakat bahwa orang-orang yang hidup pada masa awal berakhirnya Perang Dunia II bergandeng tangan untuk mendukung ide negara kesejahteraan. Menariknya,sebuah laporan yang menguraikan desain sistem jaminan sosial untuk melindungi semua warga negara, juga berhasil menempati kebijakan publik yang paling mendapatkan dukungan di antara kebijakan-kebijakan lainnya .

Dalam konteks Indonesia , negara bangsa merupakan manifestasi politik yang basisnya ada pada perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme. Bukan mengisolasi sistem nilai dan kebudayaan monarki yang faktanya sebagian tetap terserap dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kita.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

Kabar Baik! Kinerja Kondisi Industri Pengolahan di Indonesia MenguatKabar Baik! Kinerja Kondisi Industri Pengolahan di Indonesia MenguatSimak laporan Bank Indonesia soal kondisi industri pengolahan di Indonesia kuartal I/2023.
Les mer »

Pupuk Indonesia Bakal Unjuk Gigi Teknologi di Hannover Messe |Republika OnlinePupuk Indonesia Bakal Unjuk Gigi Teknologi di Hannover Messe  |Republika OnlinePupuk Indonesia dukung Pemerintah kenalkan peta jalan Making Indonesia 4.0
Les mer »

Aksi Solidaritas Palestina di Bundaran Hotel ArumAksi Solidaritas Palestina di Bundaran Hotel ArumMemegang bendera, sembari memekikkan takbir, sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Peduli Pembebasan Palestina menggelar aksi unjuk rasa solidaritas, kemarin (14/4) siang.
Les mer »

AS Tawarkan Kerja Sama Agrikultur, Dorong Sektor Pertanian IndonesiaAS Tawarkan Kerja Sama Agrikultur, Dorong Sektor Pertanian IndonesiaKerjasama teknologi agrikultur AS dengan Indonesia diperkirakan dapat menjadi gebrakan positif bagi produktivitas pertanian indonesia.
Les mer »

Peringati Hari Al-Quds Internasional, Warga Palembang Gelar Aksi Solidaritas PalestinaPeringati Hari Al-Quds Internasional, Warga Palembang Gelar Aksi Solidaritas PalestinaAksi menyikapi perkembangan isu di Indonesia beberapa waktu terakhir yang memunculkan kembali isu Palestina ke tengah masyarakat
Les mer »

Suporter Sepak Bola Surabaya Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk SolidaritasSuporter Sepak Bola Surabaya Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk SolidaritasKegiatan aksi 1.000 lilin dan doa bersama ini merupakan bentuk solidaritas dari para suporter untuk merawat ingatan publik soal gagalnya Indonesia menggelar Piala Dunia U-20.
Les mer »



Render Time: 2025-04-04 00:28:54