Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan situasi China kini terus memburuk.
Dunia termasuk Indonesia sebagai mitra dagang utama harus waspada atas dampak yang mungkin ditimbulkan.
"Di China kita semua dengan China mengalami pertumbuhan ekonomi yang melambat tapi ini sesuatu yang perlu kita lihat apa sebabnya dan bagaimana dampaknya ke ekonomi Indonesia," ungkapnya dalam konferensi pers di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Rabu "China properti alami masalah serius kemarin Financial Times menyebutkan 50 perusahaan di China di bidang properti sebagian cukup besar mengalami kesulitan keuangan atau default," terangnya.
"Ini berarti akan pengaruhi Indonesia karena perekonomian China sebagai ekonomi terbesar kedua dunia itu menjadi motor pertumbuhan ekspor dari banyak negara termasuk Indonesia," kata Sri Mulyani. China merupakan negara tujuan utama ekspor Indonesia. Ketika ekonomi China melemah maka akan menekan ekspor dalam negeri.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Sri Mulyani: AS-China Bersin, Dunia Bisa FluMenteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan pelemahan ekonomi negara besar seperti Amerika Serikat (AS) dan China akan berpengaruh ke negara lainnya.
Les mer »
Sri Mulyani Terus Waspada, Ada Apa?JPNN.com : Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terus mewaspadai dampak kebijakan ekonomi dan moneter Amerika Serikat.
Les mer »
Sri Mulyani Hingga Gubernur BI Lapor Jokowi Soal Kondisi Global yang Tekan Rupiah Nyaris Rp16.000Komite Stabilitas Sistem Keuangan melaporkan kondisi global terkini kepada Presiden Jokowi di Istana. Faktor eksternal tekan Rupiah hingga nyaris Rp16.000.
Les mer »
Sri Mulyani Cs Hadap Jokowi, Rupiah Langsung Dibuka MenguatRupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah sikap wait and see pasar perihal hiruk pikuk politik dalam negeri.
Les mer »
Menkeu Sri Mulyani Siapkan Paket Kebijakan untuk Hadapi Pelemahan Rupiah, Inflasi, hingga El NinoKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan siapkan paket kebijakan dan sejumlah penyesuaian untuk jaga sektor riil dan daya beli masyarakat.
Les mer »
Rupiah Nayaris Rp 16 Ribu Per Dolar, Sri Mulyani Ungkap Modal Asing Banyak Balik ke ASMenkeu Sri Mulyani menegaskan, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan menyinkronkan kebijakan moneter dan fiskal.
Les mer »