Dalam beberapa pekan terakhir suhu panas di sejumlah negara Asia meningkat signifikan.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Suhu udara Asia mendidih dalam sepekan terakhir. Hal ini meningkatkan risiko krisis listrik hingga kesehatan di sejumlah negara.
Di India, panas ekstrem telah meningkatkan risiko krisis energi. Pemerintah telah memperingatkan mengenai risiko pemadaman listrik seiring dengan temperatur tinggi yang membuat penggunaan pendingin udara dan pompa irigasi naik. Dampak dari panas ekstrem di Asia mengancam ekonomi di luar wilayah. China dan Vietnam merupakan pusat produksi sebagian besar pasokan elektronik hingga pakaian di dunia.
Gelombang panas di India, dalam studi terbaru, membuat masyarakat di sana lebih rentan terhadap penyakit dan kelaparan.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Suhu udara meningkat, Thailand rilis peringatan cuaca panas ekstremSuhu di Bangkok pada hari ini mencapai rekor tertinggi 54 derajat Celcius di Distrik Bangna. Pihak berwenang memperingatkan warga untuk menghindari kegiatan di luar ruangan dan mewaspadai bahaya heat stroke.
Les mer »
Tak Cuma RI, Negara-negara Ini Ikut 'Mendidih', Ini SebabnyaNegara-negara di Asia mengalami gelombang panas, bahkan di Bangladesh suhu sampai 51 derajat Celcius.
Les mer »
Asia Alami Gelombang Panas Terburuk |Republika OnlineSuhu di sejumlah negara di Asia mencapai lebih dari 40 derajat.
Les mer »
Ternyata Ini Penyebab Suhu Panas Ekstrem di IndonesiaDalam beberapa pekan terakhir masyarakan mengeluhkan udara terasa sangat panas, bahkan pada malam hari.
Les mer »
Cuaca Ekstrem, Waspada Suhu Panas Hingga Kebakaran lahan!Cuaca Ekstrem, Waspada Suhu Panas Hingga Kebakaran lahan!
Les mer »
El Nino Comeback, Dunia Diprediksi Cetak Rekor Suhu PanasAda kemungkinan suhu rata-rata dunia akan memecahkan rekor tertinggi tahun ini, terkait kedatangan fenomena cuaca El Nino. Seperti apa prediksi ilmuwan?
Les mer »