Erick Thohir mengatakan, ada empat dana pensiun BUMN diduga menyelewengkan dana pensiun hingga Rp300 miliar.
Keempat perusahaan tersebut antara lain, Inhutani, PTPN , Angkasa Pura 1, dan Rajawali Nusantara Indonesia .
Erick mengatakan, dari total 48 pengelolaan dana pensiun perusahaan BUMN, sebanyak 34 di antaranya atau setara 70 persen berada dalam kondisi tidak sehat.Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Terbesar di Bumi Berusia 122 Juta Tahun, Panjangnya Sampai 24 MeterJenderal Bintang Dua Angkatan Kapolri Makan Bareng Perwira, Begini Momen SerunyaIlmuwanberita videoPresiden Joko Widodo meminta semua pihak menunggu kedatangan Syahrul. Jokowi mengaku tidak tahu apakah Syahrul hilang kontak atau tidak.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Langkah Erick Thohir Melaporkan Dana Pensiun ke Kejagung Mendapat Pujian PublikLangkah Menteri BUMN Erick Thohir laporkan dana pensiun BUMN kepada Kejagung menuai dukungan dari berbagai pihak
Les mer »
Erick Thohir Buka-bukaan 70% Dana Pensiun BUMN Sakit!Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dari 48 dana pensiun yang dikelola BUMN, 70% di antaranya atau 34 dinyatakan tidak sehat.
Les mer »
Audit Dana Pensiun BUMN Diumumkan Erick Thohir Siang Ini di Kejagung, Ada Tersangka?Menteri BUMN Erick Thohir akan menyerahkan hasil audit dana pensiun (dapen) BUMN yang bermasalah ke Kejaksaan Agung (Kejagung), Selasa, 3 Oktober 2023, pagi ini
Les mer »
Erick Thohir serahkan hasil audit dana pensiun BUMN ke KejagungMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyerahkan hasil audit dana pensiun BUMN yang bermasalah kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di ...
Les mer »
Erick Thohir Serahkan Hasil Audit Dana Pensiun BUMN ke Kejaksaan AgungMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyerahkan hasil audit dana pensiun BUMN yang bermasalah kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Hasil audit yang didapat Erick dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tersebut diserahkan langsung kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dengan disaksikan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.
Les mer »