Salah satu pemandu sorak di Texas Amerika Serikat mengatakan mereka salah masuk mobil dan menyangka mobil itu adalah milik mereka.
Seorang pria menembak dan melukai dua pemandu sorak di tempat parkir sebuah supermarket di Texas, Amerika Serikat, Selasa waktu setempat. Salah satu pemandu sorak mengatakan mereka salah masuk mobil dan menyangka mobil itu adalah milik mereka.
Namun ternyata ada orang asing yang duduk di mobil penumpang di mobil tersebut. Dia kemudian panik dan kembali ke mobil temannya, namun pria itu keluar dari kendaraan dan mendekat ke mobil mereka. Polisi akhirnya menangkap seorang tersangka yang diidentifikasi sebagai Pedro Tello Rodriguez Jr. yang berusia 25 tahun. Dia didakwa melakukan tindakan mematikan dan kejahatan tingkat tiga.Washington adalah seorang siswa sekolah menengah atas dari Round Rock, Austin. Dia adalah salah satu pemandu sorak bintang di timnya, yang terlahir hanya dengan satu paru-paru.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Amerika Serikat Ajukan Dakwaan Terkait Pos Rahasia Polisi ChinaDalam skema pertama, 'Harry' Lu Jianwang dan Chen Jinping – keduanya warga kota New York – dituduh membuka dan mengoperasikan kantor polisi luar negeri ilegal di kawasan Manhattan untuk Kementerian Keamanan Publik China.
Les mer »
Terkuak, 2 Faktor Amerika Serikat Sangat Tunduk ke IsraelAmerika Serikat adalah sahabat dekat Israel. AS juga memberikan bantuan miliaran dolar kepada Israel setiap tahunnya. Faktor kedekatan mereka adalah intelijen dan agama.
Les mer »
Juara di Amerika Serikat, Alex Rins Goreskan Rekor MotoGPPembalap LCR Honda Alex Rins memenangkan MotoGP Amerika Serikat 2023 di Circuit of the Americas akhir pekan lalu. Rins mengungguli Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) demi menduduki podium tertinggi.
Les mer »
WNI Lakukan Pelecehan Seksual di Kampus Barkeley, Amerika SerikatSeorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh pihak kepolisian UC Berkeley, pada 11 April 2023, terkait serangkaian kasus pelecehan seksual.
Les mer »