Setara Institute menempatkan Kota Depok sebagai kota Intoleran berdasarkan hasil survei yang mereka rilis baru-baru ini.
Mohammad Idris jelas mengatakan jika penyegelan masjid tidak bisa masuk menjadi alat ukur penilaian sebagai Indeks Kota Toleran 2022. Pasalnya penyegelan Masjid Ahmadiyah sudah sesuai dengan Undang-Undang.Respons Indeks Toleransi Setara Institute, Mahfud MD: Kasus Intoleransi di RI Bisa Dihitung Jari
"Seperti penyegelan masjid Ahmadiyah, sebenarnya ini bukan sesuatu yang intolerir, Karena kami sudah melakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menyegel masjid tersebut," kata Idris kepada wartawan Tidak hanya berdasarkan Undang-Undang, Wali Kota Depok juga mengungkapkan jika Majelis Ulama Indonesia juga telah menetapkan bahwa jamaah Ahmadiyah adalah sebagai aliran yang sesat.
"Atas dasar itu kami menjaga warga dari hal-hal menyimpang dan untuk itulah kami segel. Jika hal tersebut dijadikan sebuah bukti intolerir, maka kami mempertanyakannya," tegas IdrisLebih lanjut, Idris menyampaikan jika penyegelan masjid dilakukan Pemkot Depok dengan bertujuan untuk menyelamatkan jamaah Ahmadiyah dari ancaman bahaya hingga serangan dari warga sekitar.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
3 Tahun Berturut-turut Depok Jadi Kota Intoleran, Wali Kota: Tidak Sesuai RealitaUntuk ketiga kalinya atau 3 tahun berturut survei Setara Institute menyebutkan Depok menjadi kota yang Intoleran.
Les mer »
Lagi-lagi, Kota Depok Masuk Peringkat Bawah di Indeks Kota Toleran |Republika OnlineKota Depok menempati peringkat ke-93 atau kedua dari bawah sebagai kota intoleran
Les mer »
Wali Kota Klaim Depok Kota Toleran, Sebut Buktinya Tak Ada Perkelahian Antar SukuWali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok melalui Kesabangpol Kota Depok bersama akademisi Universitas Indonesia, telah melakukan survei pada 2022.
Les mer »
Jadi Kota Intoleran Versi Setara Institute, Mohammad Idris: Jangan Buat Kerusuhan di DepokMohammad Idris meminta agar tidak ada pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan kerusuhan menjelang tahun politik seperti saat ini.
Les mer »
Natalius Pigai Sebut Setara Institute |em|Hoaks|/em| Soal Predikat Depok Kota Intoleran |Republika OnlinePigai mengaku 23 tahun tinggal di Depok dijaga umat Islam saat beribadah.
Les mer »
Spanduk Dukungan Kaesang Pangarep Jadi Wali Kota Depok Mulai BertebaranThomas menjelaskan, masyarakat meyakini Kaesang Pangarep dapat membawa pembenahan terhadap Kota Depok. Bahkan, dukungan terhadap Kaesang akan terus bermunculan dan salah satunya melalui spanduk.
Les mer »