Cerita Anak-anak Ukraina Korban Deportasi yang Melanggar Hukum ke Rusia...

Norge Nyheter Nyheter

Cerita Anak-anak Ukraina Korban Deportasi yang Melanggar Hukum ke Rusia...
Norge Siste Nytt,Norge Overskrifter
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 68%

31 anak korban deportasi yang melanggar hukum ke Rusia akhirnya berhasil bersatu kembali dengan keluarga mereka di Ukraina. Ini pengakuan mereka.

Lebih dari 30 anak korban deportasi yang melanggar hukum ke Rusia akhirnya berhasil bersatu kembali dengan keluarga mereka di Ukraina pada Jumat .Bersama saudara kembarnya, dia telah setuju untuk meninggalkan Kota Kherson yang diduduki Rusia pada tahun lalu karena perang.Tapi, begitu sampai di sana, kata dia, pejabat Rusia mengatakan anak-anak akan tinggal lebih lama.

"Mereka mengatakan kami akan diadopsi, bahwa kami akan mendapatkan wali. Ketika mereka pertama kali memberi tahu kami bahwa kami akan tinggal lebih lama, kami semua mulai menangis," katanya, dikutip dariIbu Dasha, Natalia, mengaku telah melakukan perjalanan dari Ukraina ke Crimea melalui Polandia, Belarus, dan Rusia untuk menjemput putrinya."Itu sangat sulit tetapi kami terus berjalan, kami tidak tidur di malam hari, kami tidur sambil duduk.

Vi har oppsummert denne nyheten slik at du kan lese den raskt. Er du interessert i nyhetene kan du lese hele teksten her. Les mer:

kompascom /  🏆 9. in İD

Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter

Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.

Ini Syarat Utama Rusia untuk Perdamaian di UkrainaIni Syarat Utama Rusia untuk Perdamaian di UkrainaMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan setiap pembicaraan damai Ukraina harus fokus pada menciptakan tatanan dunia baru dan mempertimbangkan kepentingan negaranya.
Les mer »

Sergey Lavrov: Setelah Rusia, Barat akan Incar Cina |Republika OnlineSergey Lavrov: Setelah Rusia, Barat akan Incar Cina |Republika OnlineSejauh ini Cina diketahui tak mengecam keputusan Rusia menyerang Ukraina.
Les mer »

Rencana Penyerangan Terhadap Rusia Bocor, Ukraina Panik: Itu Dokumen Palsu!Rencana Penyerangan Terhadap Rusia Bocor, Ukraina Panik: Itu Dokumen Palsu!Dokumen rencana penyerangan Ukraina terhadap Rusia viral di media sosial Twitter pada beberapa hari ini.
Les mer »

Jumat Agung, Paus Fransiskus Minta Gencatan Senjata ke Rusia-UkrainaJumat Agung, Paus Fransiskus Minta Gencatan Senjata ke Rusia-UkrainaPesan itu diungkap oleh Leonid Sevastyanov, pemimpin World Union of Old Believers di Rusia. Ia sempat berbicara dengan Paus Fransiskus.
Les mer »

Moskow Tuntut Barat Hapus Hambatan Ekspor Gandum, atau Rusia Mundur dari Kesepakatan Gandum UkrainaMoskow Tuntut Barat Hapus Hambatan Ekspor Gandum, atau Rusia Mundur dari Kesepakatan Gandum UkrainaRusia mungkin akan mundur dari kesepakatan perang yang memungkinkan ekspor gandum Ukraina ke pasar global jika Barat gagal menghapus hambatan pada ekspor Rusia
Les mer »

Rangkuman Hari Ke-408 Serangan Rusia ke Ukraina: Dokumen Rahasia Bocor, Harga Pangan Dunia TurunRangkuman Hari Ke-408 Serangan Rusia ke Ukraina: Dokumen Rahasia Bocor, Harga Pangan Dunia TurunPada perang Rusia-Ukraina hari ke-408, dokumen rahasia yang memberikan rincian tentang rencana AS dan NATO untuk bantu Ukraina bocor. Apa isinya?
Les mer »



Render Time: 2025-04-03 05:30:58