Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menjelaskan bahwa saat ini OJK sedang memfinalisasi RPOJK.
Menurutnya, Pemerintah memiliki target menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 31,89% dengan usaha sendiri dan sebesar 43,2% dengan bantuan partisipasi internasional pada 2030 sesuai dokumen Enhanced NDC 2022. Untuk itu, diperlukannya dukungan berbagai sektor dalam rangka upaya menurunkan GRK termasuk sektor Industri Jasa Keuangan.
Jumlah ini setara dengan 86% dari total PLTU Batu Bara yang beroperasi di Indonesia. Adapun PLTU yang ikut dalam perdagangan karbon adalah PLTU di atas 100 Megawatt, dan 2024 di atas 50 Megawatt dan pada 2025 diharapkan seluruh PLTU dan PLTG akan masuk pasar karbon. Selain dari subsektor pembangkit, perdagangan karbon di Indonesia juga akan diramaikan oleh sektor lain yang akan bertransaksi di bursa karbon seperti sektor Kehutanan, Perkebunan, Migas, Industri Umum, dan lain sebagainya.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Sambut Bursa Karbon, Surveyor Indonesia Siap Sediakan Jasa Konsultasi bagi Swasta hingga BUMNDirektur Utama PT Surveyor Indonesia, M. Haris Witjaksono menegaskan bahwa Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey yakni ID Survey sudah siap menghadapi era perdagangan karbon
Les mer »
Bursa Kripto Bakal Dialihkan ke OJK, Mendag Harap Tidak Timbulkan GoncanganBursa kripto yang baru-baru ini disahkan akan dialihkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2025.
Les mer »
Bursa Kripto Dirilis saat Pasar Lesu, Kepala Bappebti Berikan Dua AlasanKepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko mengungkapkan alasan bursa kripto diluncurkan justru saat transaksi sedang merosot.
Les mer »
Penerapan Teknologi Penangkapan dan Pemanfaatan Karbon Perlu DiintensifkanSejumlah proyek migas di Indonesia, termasuk Abadi Masela, akan menerapkan teknologi penangkapan, utilisasi, dan penyimpanan karbon atau CCUS. Selain untuk peningkatan produksi, juga menekan emisi CO2. Ekonomi AdadiKompas
Les mer »
Dukung Aturan Baru Soal Devisa Hasil Ekspor, OJK: Bisa Tingkatkan Likuiditas Valas Dalam NegeriDukung Aturan Baru Soal Devisa Hasil Ekspor, OJK: Bisa Tingkatkan Likuiditas Valas Dalam Negeri TempoBisnis
Les mer »
Standar Baru Pengakuan Pendapatan Asuransi (IFRS 17), OJK Beberkan Perkembangan TerbaruOtoritas Jasa Keuangan menyebutkan sebanyak dua perusahaan telah mengadopsi aturan baru pencatatan kontrak asuransi. Bagaimana dampaknya?
Les mer »