Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahkan menganjurkan untuk berada di tempat teduh.
Penyebab cuaca panas tersebut yakni ultraviolet sinar matahari yang sedang kencang-kencangnya, terlihat dari indeksnya.
Pada akhirnya, abu tersebut turun ke bumi dan meracuni laut, sehingga memicu kepunahan makhluk hidup di sana. Untuk diketahui, ada 3 jenis sinar ultraviolet, yakni UV-A, UV-B dan UV-C. Yang membedakannya adalah panjang gelombang, dimana UV-A yang paling panjang sedangkan UV-C paling pendek. Kembali lagi ke 250 juta tahun yang lalu, sinar UV-B disebut menjadi salah satu penyebab kepunahan massal. Hal ini terungkap dari fosil butiran serbuk sari tumbuhan yang ditemukan di Tibet.
Norge Siste Nytt, Norge Overskrifter
Similar News:Du kan også lese nyheter som ligner på denne som vi har samlet inn fra andre nyhetskilder.
Indonesia Disebut Akan 'Mendidih', Amalkan Doa Saat Cuaca Panas dan Terik Matahari IniSalah satu ujian puasa adalah cuaca panas menyengat yang terjadi di siang hari. Dalam ajaran Islam ada sebuah doa yang sebaiknya diamalkan saat cuaca panas.
Les mer »
Cuaca Panas Menyengat di Wilayah Indonesia, Ini Penjelasan BMKGCuaca sangat panas dirasakan oleh masyarakat di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir, termasuk Minggu (9.4.2023) hari ini. Cuaca panas menyengat dirasakan...
Les mer »
Sempat Bikin Ulah, Jefri Nichol Bikin Janji di atas MeteraiSempat bikin ulah, Jefri Nichol menuliskan surat permohonan maaf dengan tanda tangan di atas meterai.
Les mer »
Kembangkan Platform Digital untuk UMKM Kuliner, Pemkot Depok Gandeng UPN JakartaDadang menuturkan, sesuai arahan Wali Kota akan ditambah titik Cloud Kitchen di wilayah-wilayah strategis.
Les mer »
Hadirnya Exit Tol di Sambungmacan, Perlu Pengembangan UMKM Kuliner di Sragen TimurWilayah timur Kabupaten Sragen berpotensi berkembang seiring hadirnya exit tol di wilayah Sambungmacan.
Les mer »